Waspada
Waspada » Sinabung Erupsi, Berastagi Gelap
Headlines Medan WaspadaTV

Sinabung Erupsi, Berastagi Gelap

MEDAN (Waspada): Kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo beberapa saat gelap gulita akibat erupsi Gunung Sinabung.

‘’Pagi tadi udara cukup bagus dan view di sekitar Berastagi cukup terang dan indah, walaupun sisa abu dari Sabtu kemarin masih ada,’’ ucap GM Hotel Internasional Sibayak Berastagi, Dedi Nelson kepada Waspada via WhatsApp, Senin (10/8).

Dedi menyebutkan, Berastagi dan sekitarnya menjadi gelap gulita sekitar pukul 10:23 WIB saat erupsi terjadi.

‘’Cuaca terang digelapkan oleh erupsi Sinabung yang cukup besar seakan akan Kota Berastagi gelap dan seperti mau magrib,’’ tuturnya.

Usai erupsi, dimana debu vulkanik menyelimuti langit di Kota Berastagi dan sekitarnya, tidak beberapa lama abu pun turun.

‘’Ketebalan abu cukup tebal disekitar hotel. Keadaan di hotel cukup tenang karena staf sudah terbiasa menghadapi erupsi beberapa tahun terakhir,’’ sebut Dedi yang akrab disapa Babe tersebut.

Dedi menambahkan, tingkat hunian hotel di Kota Berastagi memang menurun drastis selama pandemi ini, namun belum berpengaruh karena erupsi Sinabung.

‘’Sampai saat ini tidak ada pembatalan pesanan kamar dari pengunjung. Namun, sejak Covid-19 ini, tingkat kunjungan rendah dan ramai hanya saat weekend saja,’’ jelasnya.

Gunung Sinabung kembali meletus, Senin (10/8), setelah sebelumnya, pada Sabtu (8/8), Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo berjarak 88 km dari Kota Medan, ibukota Provinsi Sumatera Utara juga mengalami erupsi.

Letusan Gunung Sinabung ini tidak hanya menyebabkan Kota Berastagi diselimuti debu vulkanik, namun juga menyelimuti daerah di luar Berastagi karena debu berterbangan terbawa angin.

Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) sejak Mei 2019. (m29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2