Waspadai Toluena, Kandungan Berbahaya Pada Lem

JAKARTA (Waspada): Masyarakat diminta waspada jika ingin menggunakan perekat atau lem untuk kebutuhan sehari-hari. Penggunaan perekat atau lem bisa memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan jika lem yang dipakai mengandung zat kimia yang berbahaya seperti Toluena.

Waspadai Toluena, Kandungan Berbahaya Pada Lem

Toluena dikenal juga sebagai metilbenzena ataupun fenilmetana. Yakni cairan bening tak berwarna yang tak larut dalam air dengan aroma seperti pengencer cat dan berbau harum seperti benzena. 

Pelarut toluene yang menguap ketika lem dipakai  akan mudah terhirup oleh pemakai.

Efek dari Toluene dapat menimbul beberapa efek buruk bagi kesehatan, yakni diantaranya, sakit kepala, pusing, berhalusinasi, memperlambat aktivitas otak.

Juga memperlambat kordinasi gerak, kelainan detak jantung, kejang dan dalam konsentrasi tinggi bisa menimbulkan kerusakan organ vital seperti jantung, hati bahkan sampai koma.

"Toluene sudah dilarang pengunaannya di banyak negara termasuk masyarakat Eropa dan Amerika Serikat karena berbahaya bagi kesehatan," kata Product  Manager UHU Indonesia, Christian Herawan di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Dikatakannya, terkait penggunaan lem, konsumen harus teliti memilih produk yang tidak berbahaya bagi kesehatan, khususnya terkait efek dari zat Toluene. 

Menjawab kebutuhan produk lem yang aman, UHU All Purpose hadir dengan bebas zat Toluene, yang didasarkan hasil labotorium independen.

Dalam hasil test tersebut, dapat di simpulkan bahwa batas ambang batas aman untukzat Toluene yakni 0.1%, dan UHU All Purpose tidak ditemukan adanya zat tersebut.

"Sementara untuk zat Benzena, ambang batas aman yakni 5 mg, dan kembali UHU All Purpose tidak sama sekali mengadung zat Benzena," kata Christian. (dianw/A).