Warga Cempedak Lobang Tewas Antre Nyoblos Pilkades

SEIRAMPAH (Waspada): Seorang kakek usia 81 tahun, Ramli, warga Dusun III Desa Cempedak Lobang Kec. Sei Rampah Kab. Serdang Bedagai (Sergai) meninggal (tewas) saat antrean di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), yang digelar di Dusun II Desa yang sama, Rabu (30/10).

Warga Cempedak Lobang Tewas Antre Nyoblos Pilkades
JENAZAH Ramli, 81, disemayamkan di rumah duka Dusun II Desa Cempedak Lobang Kec. Sei Rampah, Rabu (30/10) sore. (Waspada/Istimewa)

Informasi diperoleh Waspada, sebelumnya Ramli bersama ratusan pemilih lainnya antre untuk menggunakan hak pilihnya di depan lokasi TPS, diduga kelelahan Ramli yang di dampingi keponakannya Hamdan, 20, sekira pukul 11:00 tiba-tiba jatuh dan pingsan.

Warga bersama keluarga yang melihat Ramli langsung memboyong keluar dari kerumunan, setelah itu dievakuasi ke RSU Sultan Sulaiman di Desa Firdaus. Namun setiba di rumah sakit sekira pukul 11:30, menurut pihak RSUD, Ramli mengalami cardiac arrest (berhentinya detak jantung) dan dinyatakan meninggal dunia pukul 11:40. Selanjutnya, sekira pukul 12:45 jenazah Ramli dibawa pulang pihak keluarga ke rumah duka. Menurut warga, almarhum Ramli akan dikebumikan, Kamis (31/10), di pemakaman umum Dusun III Desa Cempedak Lobang Kec. Sei Rampah.

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Pasaribu melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno yang dihubungi Waspada, membenarkan terjadinya peristiwa meninggalnya salah seorang pemilih saat antre di depan TPS Pilkades Cempedak Lobang. Sebelum meninggal korban tiba-tiba pingsan dan meninggal dunia di rumah sakit. "Diduga korban mengalami serangan jantung. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan outopsi terhadap jenazah korban," jelas AKP Hendro Sutarno.(c03/C)