Warga Blokir Jalan Akses Masuk Truk Tangki Ke Pertamina Sibolga 

SIBOLGA (Waspada): Sejumlah warga yang tinggal di Jl. Pari, Lingkungan IV, Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga memblokir jalan yang menjadi akses setiap hari dilalui truk tangki milik PT Pertamina (Persero) Sibolga menuju Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina. Pasalnya, kondisi jalan itu kini kian parah seperti kubangan kerbau. Namun, baik pemerintah maupun pihak Pertamina seolah tutup mata.

Warga Blokir Jalan Akses Masuk Truk Tangki Ke Pertamina Sibolga 
WAKIL Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori bersama pihak Pertamina Sibolga saat melihat kondisi jalan yang diblokir warga. (Waspada/Ist)

Warga yang resah kemudian melakukan aksi pemblokiran jalan dengan menggunakan Drum Bekas, tumpukan batu dan meninggalkan pesan "Khusus Truk Tangki Dilarang Lewat Oleh Warga". "Kondisi ini sudah lama hampir 1 tahun, kami juga sempat usulkan kepada Pertamina supaya diperbaiki, karena mobil mereka juga yang lewat dari situ. Namun sampai hari ini tidak digubris," kata Taty warga setempat, Selasa (5/11). 

Menurut Taty, aksi pemblokiran itu sudah mereka laporkan kepada pihak kelurahan setempat. Dan warga pun sepakat tidak akan membuka akses jalan sebelum diperbaiki oleh PT Pertamina. Mengetahui hal itu, wakil ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori angkat bicara. Menurut Jamil, pihak Pertamina seharusnya prihatin dengan kondisi jalan rusak seperti itu. Apalagi, jalan tersebut menjadi akses masuk truk tangki Pertamina ke TBBM Sibolga. 

"Saya pikir ini adalah bentuk resahnya warga, harusnya Pertamina itu kooperatif, kalau tidak dapat memperbaiki dengan alasan tertentu ya setidaknya melakukan perwatan lah," kata Jamil Zeb Tumori yang turun langsung melihat kondisi jalan yang diblokir warga tersebut. Jamil berharap pihak PT Pertamina Sibolga dapat mengambil sikap dengan baik, sebelum warga semakin resah dan melakukan hal yang tidak diinginkan. 

Sementara itu, Waldy perwakilan TBBM Pertamina (Persero) Sibolga mengaku bukan pihaknya tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Mengenai Jalan itu, kata dia, pihaknya (Pertamina Sibolga) telah mengusulkan ke Pertamina regional untuk diperbaiki. "Kita sudah usulkan, tapi belum terealisasi karena pihak Pertamina di Medan minta surat dari Pemko, bahwa jalan ini (Jalan Pari-red) diserahkan pengelolaannya kepada Pertamina, dan inilah yang sedang di usahakan," kata Waldy.(cris/B)