Sekda Kota Langsa Positif Covid 19

Sekda Kota Langsa Positif Covid-19

  • Bagikan
Ketua Satgas Covid 19 dan Walikota Langsa, Usman Abdullah saat menggelar konferensi pers di ruang Satgas Covid 19 Pemko Langsa, Kamis (3/9). Sekda Kota Langsa Positif Covid 19. Waspada/dede
Ketua Satgas Covid 19 dan Walikota Langsa, Usman Abdullah saat menggelar konferensi pers di ruang Satgas Covid 19 Pemko Langsa, Kamis (3/9). Sekda Kota Langsa Positif Covid 19. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Sekda Kota Langsa, Ir H Said Mahdum Madjid, 55, dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil swabnya dikeluarkan, Rabu (2/9) malam dan sekarang menjalani isolasi di RSUD Langsa.

Demikian dikatakan Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wali Kota Langsa, Usman Abdullah saat menggelar konferensi pers di ruang Satgas Covid-19 Pemko Langsa, Kamis (3/9).

“Ya benar bahwa Pak Sekda Kota Langsa, Said Mahdum positif Covid-19,” kata Wali Kota Langsa, Usman Abdullah.

                                             

Masih menurutnya, ada gejala yang ditimbulkan seperti batuk kering sudah lima hari, demam, mual, dan sekarang menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSUD Langsa.

Terkait terpaparnya positif Sekda Kota Langsa, sambung Usman Abdullah, Pemko Langsa pertama akan melakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari ke depan. Artinya, besok Pemko Langsa diliburkan hingga Minggu dan aktif kembali Senin (7/9).

“Untuk pelayanan nantinya akan diberlakukan shift dan masuk secara bergantian,” sebutnya.

Diungkapkannya, riwayat Sekda Kota Langsa terpapar Covid-19 saat melakukan perjalanan ke Banda Aceh. Sedangkan seluruh keluarga Sekda dilakukan rapid tes dan isolasi mandiri, begitupun dengan staf di Setda Kota Langsa.

Sekretariat Pemko Dan DPRK Langsa Diliburkan

Usman Abdullah kembali menyatakan, mulai hari ini aktivitas kantor Sekretariat Daerah Kota Langsa dan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa diliburkan dan akan disemprot disinfektan.

“Perkantoran aktif kembali, Senin (7/9) dan jumlah ASN yang masuk pun nantinya dibatasi dengan sistem shift. Sedangkan ASN yang berada di Sekretariat Pemko Langsa akan kita tracing dan dirapid test serta diisiolasi mandiri di rumah masing-masing,” terang Wali Kota.

Selain itu, kepada mareka yang terdekat seperti ajudan dan keluarga akan kita tracing dengan rapid testBegitu juga untuk seluruh PNS di Sekretariat Daerah pun kita rapid test, kata Usman.

Kota Langsa mengalami peningkatan sebanyak 95 kasus positif Covid-19, diantaranya 28 orang dalam pantauan, yang belum sembuh 8 orang, kasus terbaru salah satu dokter berinisial SN. Lalu seorang IRT, warga Gampong Blang, dan SV dari Kec Langsa Lama, SN Pegawai, AW, SF, SD.

Harapannya dari warga Langsa dan sekitarnya untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah, pake masker, cuci tangan dan hindari kerumunan, keramaian, aktivitas dilakukan seperti biasa mengikuti anjuran kesehatan untuk mencegah agar Covid-19 tidak tersebar.

“Hari ke hari Covid-19 ini meningkat tajam, tanpa peran serta masyarakat, Covid-19 susah untuk diputuskan,” tukas Usman Abdullah.

Kadis Kesehatan Langsa, dr Herman menambahkan, protokol kesehatan harus diperketat, pakai masker dan jaga jarak. Selain itu, pada tanggal 4 akan dilaksanakan gebrak masker dari Provinsi Aceh.

Dokter Dan Perawat Poli Ortopedi Isolasi Mandiri

Direktur RSUD Langsa, dr Fardhany menyebutkan, RSUD siap menampung pasien Covid-19. Kemudian ada seorang wanita berinisial R, reaktif positif, selanjutnya akan diisolasi 10 hari ke depan. Sedangkan dokter poli ortopedi dan perawat harus diisolasi mandiri.

“Ruangan poli ortopedi akan disemprot disinfektan dan seorang dokter serta perawatnya kita isolasi 10 hari ke depan. Diharapkan jangan dulu menjenguk pasien ke RSU,” pinta Fardyani.

Sementara itu, terpisah Sekretaris Dinkes Kota Langsa, Erizal, SKM, menyatakan, tindak lanjut akan dilakukan penyemprotan disinfektan terhadap gedung Sekretariat Pemko Langsa dan Gedung DPRK Langsa yang memang satu atap.

“Siang ini kita lakukan penyemprotan disinfektan terhadap dua gedung pemerintahan tersebut,” kata Erizal.

Masih menurutnya, ada sekitar 200 pegawai Pemko Langsa yang akan dilakukan rapid test secara massal di Sekretariat Pemko Langsa dengan mengerahkan 3 tim medis yakni dari Puskesmas Langsa Kota, Puskesmas Langsa Barat dan Puskesmas Langsa Baro.

“Intinya kita ambil tindakan secara cepat untuk memutus mata rantai Covid-19, dan kita tutup sementara kegiatan perkantoran hingga waktu yang akan ditentukan kemudian hari,” jelas Erizal.(b13)

  • Bagikan