Waspada
Waspada » Diduga Kerap Lapor Kasus Narkoba, Kades Diserang Dengan Tulang Ikan
Headlines Sumut VIRAL

Diduga Kerap Lapor Kasus Narkoba, Kades Diserang Dengan Tulang Ikan

DELISERDANG (Waspada): Sebuah video yang menunjukkan Kepala Desa Rantu Panjang Muhammad Yusni, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, diserang beredar di media sosial.

Dalam video itu tampak sepeda motor, Kades disetop seorang pria berinisial H.

Pria itu lalu menyerang Yusni menggunakan benda tajam tulang ikan pari.

Kepala Desa Rantu Panjang Muhammad Yusni Selasa (27/4) menjelaskan kronologis peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/4).

Dia mengaku sudah membuat laporan ke Polresta Deliserdang, Jumat (23/4).

Kata Yusni, peristiwa terjadi siang hari.

Saat itu dia baru mengikuti kegiatan sosialisasi dari Pemprov Sumut.

“Jadi saat itu pas ada kegiatan survei fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dari provinsi. Pulang, dari survey MCK situ di setop (diduga) bandar narkoba saya,” ujar Yusni.

Yusni sendiri mengetahui sosok H, sebagai pemuda yang diduga kerap terlibat peredaran narkoba di kampungnya.

Tanpa alasan yang jelas katanya H marah dan menyerangnya.

“Nggak tahu marah marah dia ngajak berantam kan nggak tahu kenapa ya kan. Kebetulan awak (saya) boncengan sama Kaur Pembangunan, dia turun lagsung direkamnya spontanitas. Makannya dapat video itu,” ungkapnya.

Menurut Yusni, diduga H kesal dengan program kampung bersih dari narkoba (Bersinar) yang diusung pemerintahan desanya dan dia kerap melaporkan terkait dugaan peredaran narkoba kepada petugas.

“Jadi banyak program jangka panjang termasuk beberapa kali penggerebekan dari Polresta, BNN, hingga Polsek. Jadi dia, itu tak senang bahwasannya ini program Kades lah ini. Itulah dia,”sebutnya.

“Dia juga bilang, Kau nangkap aja kau. Di zaman Kades dulu, Kades ini tak ada penangkapan. Kubunuh kau, kutikam kau,” tambah Yusni menirukan ucapan terduga pelaku.

Saat melakukan pengancaman, pelaku juga menyerang, Yusni dengan sundak pari atau sejenis senjata tajam, yang terbuat dari ekor ikan pari.

Beruntung warga segere mencegah penusukan itu.

“Dia pakai senjata itu, senjata sundak pari, pakai tulang ikan. Berbisa itu, kalau kenak mati itu (saya). Senjata itu dipegang sama dia,” katanya.

Atas peristiwa itu Yusni pun melapor ke Polersta Deliserdang, Jum’at (23/4) dengan dengan nomor laporan STTLP/B/158/IV/SPKT.

“Laporannya soal pengancaman pembunuhan,” sebutnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polresta Deliserdang Kompol M Firdaus saat dikonformasi membenarkan laporan itu.

“Sudah buat laporan. Mohon waktu kami melakukan penyelidikan,” kata Firdaus. (a16)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2