Waspada
Waspada » Abrasi Pantai Ujung Blang Mengganas Terjang Rumah Dan Warung
Aceh Headlines VIRAL

Abrasi Pantai Ujung Blang Mengganas Terjang Rumah Dan Warung

LHOKSEUMAWE (Waspada): Usai diguyur hujan dan diterpa angin kencang, menyusul terjadi abrasi Pantai Ujung Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe kian mengganas dan menerjang sebagian rumah dan warung milik warga di sepanjang pesisir pantai setempat.

Kondisi Cuaca buruk yang menerpa kawasan pesisir pantai Ujung Blang kini telah menimbulkan abrasi pantai yang menerjang bangunan warung dan rumah warga pesisir, sampai melewati garis barisan batu pemecah ombak.

Sehingga air laut tidak hanya merusak bangunan yang ada, tapi juga telah menjangkau luas ke daratan, menjamah dan menggenangi badan Jalan aspal di Desa Hagu Barat Laut, Ujung Blang, Ulee Jalan dan sekitarnya.

Kondisi ini kian memburuk dan membuat warga pesisir pantai cemas akan keselamatan dirinya dan keluarganya.

Salah seorang warga Hagu Selatan, Riki mengatakan pada Rabu (26/5) sejak pukul 06:00, gelombang air yang setinggi dua meter menimbulkan abrasi pantai yang ganas.

Riki mengaku kondisi abrasi pantai ini sering terjadi dan hampir setiap tahun tetap terjadi gelombang tinggi.

“Kalau hari ini tadi Subuh hingga pukul 11:00 Wib gelombang laut setinggi 2 meter membuat rumahnya tergenang air laut. Tapi sekarang sudah surut kembali,” ujarnya.

Riki mengaku abrasi pantai diperkirakan akan kembali terjadi pada malam hari nanti atau besok dan tidak bisa diprediksikan seberapa ganas yang akan terjadi nanti.

Meski awalnya merasa ketakutan tinggal dirumah ditepi pantai, namun akan terbiasa bila sudah mengalami cuaca buruk seperti abrasi yang menghantam pesisir.

“Memang benar, sudah hampir tiap tahun selalu terjadi abrasi. Tapi kali ini pasang purnamanya berat sekali dan abrasi mengganas serta menerjang warung jamboe pesisir dan menjamah daratan hingga menggenangi Jalan Aspal sepanjang tepi pantai,” paparnya.

Riki menilai pihak pemerintah terkesan kurang tanggap dan selalu datang terlambat hanya pada saat sudah menelan korban dan kerugian masyarakat.

Mengingat situasi abrasi pantai akan terus berlangsung selama beberapa hari mendatang, tentu tidak dapat diterka kondisi yang akan terjadi.

Riki berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui dinas terkait dapat menanggapi kondisi cuaca buruk dan abrasi pantai yang mengganas di Pantai Ujung Blang.

“Hari ini saya tidak melihat kepekaan pemerintah. Justru warga yang panik hanya perlu mempersiapkan diri atas segala kemungkinan yang bisa terjadi selama pasang purnama kali ini,” tuturnya. (b09)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2