VIDEO ASLI! Detik-Detik Menko Polhukam Wiranto Diserang Pria Tak Dikenal

JAKARTA (Waspada): Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto ditikam menggunakan gunting oleh seorang pria asal Medan yang terpapar paham radikal ISIS di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Pelaku berinisial SA alias Abu Rara kelahiran Medan tahun 1988 bersama wanita FA asal Brebes, Jawa Tengah, tahun 1968. FA diketauhi merupakan istri SA hingga saat ini tinggal mengontrak rumah di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya telah mengamankan dua orang terkait peristiwa penusukan terhadap Wiranto. 

"Pelaku sudah diamankan. Dua orang yang diamankan terdiri dari seorang pria dan wanita. Pria berinisial SA alias Abu Rara kelahiran Medan 1988 diduga terpapar radikal ISIS melakukan pemyerangan terhadap Pak Wiranto," kata Brigjen Dedi dalam keterangan persnya di Mabes Polri,  Kamis (10/10).

Menurut Brigjen Dedi, pelaku penusukan SA dan FA saat ini masih diperiksa dan dialami motivasi penyerangan terhadap Wiranto. Menurut Brigjen Dedi, SA sudah ditetapkan sebagai tersangka penusukan Wiranto dengan sengaja membawa senjata tajam berupa gunting yang sudah diamankan dan merencanakan penyerangan terhadap Wiranto. 

Penusukan terhadap Wiranto yang mengalami dua luka tusukan serius dibagian perut bawah pensiunan jenderal bintang empat itu terjadi di Pintu Gerbang Lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja Kecamatan Menes, Pandeglang, pukul 11:55 WIB. Ketika itu Wiranto hendak pulang ke Jakarta seusai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi,  Pandeglang.

Saat Wiranto bersama rombongan yang hendak meninggalkan helly pad lapangan Alun-alun Menes tiba-tiba diserang SA dengan menikamkan senjata tajam ke bagian perut Wiranto. Wiranto yang sudah berada di depan pintu mobil itu mengalami dua kali tikaman hingga Wiranto lamgaung dilarikan untuk mendapat perawatan. 

Tak hanya Wiranto, penyerangan membabi buta oleh pelaku SA mengakibatkan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto mengalami luka dibagian punggung, dan ajiudan Wiranto, bernama Fuad mengalami luka di dada kiri atas. Kedua pasangan suami istri tersebut langsung dibekuk aparat di lokasi dan langsung dibawa ke Polsek Menes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara, Wiranto sempat dilarikan ke Klinik MMC Pandeglang kemudian dibawa ke IGD RSUD Berkah Pandeglang.

Direktur RSUD Berkah Pandeglang dr Firmansyah mengatakan Menko Polhukam mengalami dua tusukan di bawah perut. "Sejak datang Pak Wiranto kondisinya sadar, ada dua tusukan sudah kita tangani. Ketika di IGD luka perut sebelah kiri sebelumnya sudah ditangani di Klinik MMC kemudian kita lakukan tindakan medis IGD," kata Firmansyah kepada wartawan. Dari RSUD Berkah Pandeglang, selanjutnya Wiranto diterbangkan dengan helikopter ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk mendapat perawatan intensif. (j02)