Waspada
Waspada » Sekda Tanjungbalai Tidak Tahu Keberadaan Tersangka Sabu Di Mess Pemko
Headlines Sumut Uncategorized

Sekda Tanjungbalai Tidak Tahu Keberadaan Tersangka Sabu Di Mess Pemko

penjelasan Mess Pemkot terbuka untuk masyarakat Tanjungbalai.
Sekdakot Tanjungbalai Yusmada saat memberikan penjelasan Mess Pemkot terbuka untuk masyarakat Tanjungbalai.

TANJUNGBALAI (Waspada): Mess Pemkot terbuka bagi masyarakat Tanjungbalai yang ingin menginap. Hal itu ditegaskan Sekda Kota Tanjungbalai Yusmada soal keberadaan mess Pemkot Tanjungbalai di Jalan Karya Jaya, Medan Johor Kota Medan.

Yusmada menegaskan hal itu saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/10).

Penegasan Sekdakot Tanjungbalai itu disampaikan terkait ditemukannya 5 kg narkotika jenis sabu pada kamar bertuliskan Sekda di mess Pemkot Tanjungbalai dalam kasus penangkapan JSP cs oleh Polrestabes Medan.

Menurut Yusmada, sejak menjadi Sekda ia tidak pernah menginap di kamar tersebut dan tidak ada merekomendasikan JSP untuk menempati kamar itu.

“Mess Pemkot terbuka bagi masyarakat Tanjungbalai. Soal rekom kepada JSP juga tidak ada saya berikan,” katanya didampingi Kabag Umum Setdakot Tanjungbalai Hurmaini Nasution di Balai Kota Tanjungbalai.

Yusmada menegaskan pihaknya tidak tahu keberadaan tersangka dan sabu yang disimpan JSP dalam kamar tersebut.

Sementara itu, Hurmaini Nasution menjelaskan, sesuai pengakuan Husnul (penjaga mess), pada Sabtu (3/10) siang, JSP datang ke mess dan bertemu Husnul untuk memakai kamar.

Oleh Husnul, JSP diberikan kamar nomor 06, namun karena alat pendingin ruangan tidak berfungsi, JSP meminta untuk menggunakan kamar Sekda yang dalam keadaan kosong.

“Kau tak kenal aku, ini ada urusan penting. Aku mau kamar Sekda hanya untuk mandi, tidak menginap. Begitu kata JSP kepada Husnul,” ujar Hurmaini.

Masih menurut keterangan Husnul, kata Hurmaini, beberapa jam berada di kamar Sekda, JSP keluar. Pada sorenya dikawal sejumlah polisi JSP datang ke mess dan kamar sekda digeledah.

Sebagaimana diberitakan, JSP dan CP warga Tanjungbalai bersama sejumlah tersangka lainnya ditangkap pihak Polrestabes Medan karena terlibat peredaran narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 18 kg sabu, dimana seberat 5 kg ditemukan dari dalam kamar mess Pemkot Tanjungbalai yang bertuliskan sekda. (m06/A)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2