Waspada
Waspada » 1.000 Publikasi PMDSU Siap Masuk Industri
Uncategorized

1.000 Publikasi PMDSU Siap Masuk Industri

Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam

JAKARTA (Waspada): Sebanyak 1.000 publikasi telah dihasilan para mahasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Untuk itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nizam, sangat mengapresiasi. Diharapkan, publikasi tak sekedar jadi publikasi, akan tetapi menghilir pada penggunaan di dunia industri.

“Saya sangat berharap agenda riset dari mahasiswa PMDSU lebih dari 50 persen risetnya datang dari hilir yaitu industri, masyarakat, dan pemerintah daerah,”ujar Nizam saat membuka Webinar Expo Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) tahun 2020, Jumat (18/12).

Program PMDSU telah dilaksanakan sejak tahun 2013 dan menjadi satu terobosan percepatan laju pendidikan Doktor.

Kegiatan Expo PMDSU yang pertama digelar tahun ini dilaksanakan secara virtual dengan tujuan untuk memperkenalkan karya unggulan alumni PMDSU kepada masyarakat. Selain itu juga mempertemukan Doktor muda maupun calon Doktor muda lulusan PMDSU dengan berbagai pemangku kepentingan, untuk selanjutnya berkolaborasi menjawab tantangan dan kebutuhan Indonesia.

“Dalam membangun riset membutuhkan biaya infrastruktur. Oleh karena itu sinergi antara lembaga-lembaga penelitian antar perguruan tinggi perlu untuk dilakukan,” kata Nizam.

Lebih lanjut, Nizam menjelaskan sinergi adalah hal yang harus dilakukan oleh lembaga penelitian. Hal ini harus menjadi begian integral dari sistem riset, walaupun berada di bawah Kementerian yang berbeda tetapi esensinya adalah satu yaitu mengembangkan sumber daya manusia unggul dan membangun inovasi di Indonesia.

Dia juga mengatakan, program PMDSU tentu akan lebih kuat lagi jika diintegrasikan dan disinergikan dengan perguruan tinggi terbaik di dunia.

“Jadi mahasiswa bisa satu semester sebagai bagian dari penelitiannya di mitra-mitra luar negeri, kemudian menggandeng program fast track dengan PMDSU. Jadi mahasiswa S1 bisa lanjut S2, dan S3 dalam kurun waktu enam tahun sudah bisa selesai semuanya, sehingga usia 25 tahun sudah bisa berkarya dan memiliki produktivitas lebih panjang,” jelasnya.

Nizam menyontohkan negara tetangga Singapura, dengan fasilitas riset yang sangat luar biasa. Dari situ, perguruan tingginya dengan mudah masuk ke 10 perguruan tinggi terbaik dunia.

Untuk itu, Nizam menilai Indonesia harus bisa bersinergi dengan Singapura secara lebih intens. Hal tersebut dikarenakan respon positif dari lembaga-lembaga riset di Singapura untuk melakukan kolaborasi. Menurutnya, inilah saatnya Indonesia berkolaborasi lebih dekat dengan Singapura.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti, Sofwan Effendi menjelaskan bahwa PMDSU merupakan salah satu program inovatif yang dikembangkan oleh Direktorat Sumber Daya Ditjen Dikti. Program ini mempunyai empat tujuan utama yaitu perguruan tinggi melakukan eksplorasi untuk mendidik sarjana unggul melalui pendidikan magister menuju Doktor, menghasilkan lulusan Doktor bermutu tinggi dengan masa studi optimal maksimal empat tahun, mempercepat laju penambahan dosen bergelar Doktor, serta meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi internasional.

Sejak PMDSU digulirkan tahun 2013, program ini telah diikuti oleh sebanyak 875 orang penerima beasiswa yang terbagi dalam 5 batch. Penerima PMDSU dididik dan dibimbing oleh promotor yang bergelar guru besar dalam bidang penelitian dan pengembangan iptek yang memiliki reputasi baik.

“Saringan bagi calon penerima promotor maupun perguruan tinggi penyelenggara PMDSU selama ini dilakukan secara ketat, oleh karena itu sampai dengan angkatan ke-5 sebanyak 16 program pascasarjana perguruan tinggi yang menyelenggarakan PMDSU,” ujar Sofwan.

Program PMDSU sendiri telah melahirkan lulusan-lulusan yang kini menjadi dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sebagai peneliti, dan bekerja di research and development perusahaan nasional dan internasional, banyak juga yang berwirausaha secara mandiri, serta merintis startup yang berkaitan dengan bidang riset.

Publik masih dapat berselancar secara virtual digital melalui http://expopmdsu.kemdikbud.go.id untuk melihat profil alumni dan karya karya unggulan penerima PMDSU batch I sampai III.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2