Tumpangi Pesawat Murah, Pangeran William Tuai Pujian

Tumpangi Pesawat Murah, Pangeran William Tuai Pujian
Pangeran William beserta istrinya, Kate Middleton, dan ketiga anak mereka saat bersiap menaiki pesawat komersial berbiaya murah, Flybe, untuk mengunjungi Ratu Elizabeth II di Skotlandia. Metro

     LONDON, Inggris (Waspada): Keputusan Pangeran William menggunakan penerbangan komersial berbiaya murah ketika mengunjungi neneknya, Ratu Elizabeth II, menuai pujian. Sebaliknya, adiknya, Pangeran Harry, mendapat kecaman karena menggunakan pesawat jet pribadi.

     William; istrinya, Kate Middleton, beserta ketiga anak mereka memilih terbang dengan maskapai penerbangan berbiaya murah, Flybe, ke Aberdeen, saat dalam perjalanan ke istana musim panas Ratu Elizabeth II di Balmoral, Skotlandia.

     Mengutip laporan media Inggris, kantor berita Reuters memberitakan, harga tiket penerbangan yang digunakan Pangeran William itu sekitar 73 poundsterling (sekitar Rp1,28 juta) per orang. Foto yang dirilis oleh Flybe juga memperlihatkan William menenteng sendiri bawaan milik keluarganya ke pesawat.

     "Kami dengan senang hati menyambut Duke dan Duchess of Cambridge beserta keluarga dalam penerbangan kami. Kali ini, mereka terbang dari Norwich to Aberdeen dengan mitra waralaba kami, Eastern Airways," demikian pernyataan maskapai penerbangan domestik Flybe, seperti dikutip Associated Press, Senin (26/8).

     Sementara, pihak Istana Kensington menolak memberikan komentar. Perjalanan itu dilakukan setelah kritikan terhadap adik William, Harry, yang bepergian bersama istrinya, mantan artis Amerika Serikat (AS) Meghan Markle, dengan menggunakan pesawat jet pribadi.

     Penyanyi Elton John membela Harry dan Meghan setelah pasangan kerajaan itu terbang dengan pesawat pesawat pribadi karena alasan keamanan. Dia juga sudah membayar kompensasi untuk polusi karbon dioksida yang dihasilkan dari jet pribadi itu.

     Media Inggris menganggap Harry dan Meghan munafik karena menggunakan pesawat jet pribadi sementara mereka berkampanye seputar masalah lingkungan. Ini adalah momen terbaru yang menyoroti hubungan pasangan kerajaan itu dengan media Inggris yang kian menyulitkan. (reuters/ap/And)