Waspada
Waspada » Terpesona di Air Terjun 7 Bidadari
Olahraga Travel

Terpesona di Air Terjun 7 Bidadari

DCIM100GOPROG0529172.JPG

 

OBJEK wisata yang akan disajikan kali ini, sangat ekstrim. Sekali lagi, sangat ekstrim. Pengunjung yang akan ke lokasi ini, dituntut ekstra hati–hati. Kondisi badan harus dalam keadaan prima. Setidaknya punya pengalaman menjelajah.

Namanya adalah objek wisata Air Terjun Lau Berte. Disebut juga dengan nama Pemandian Air Terjun 7 Bidadari. Lokasinya tidak cocok sebagai destinasi wisata keluarga. Ini lebih tepat untuk mereka para pecinta alam, atau kaum milenial yang terbiasa bertualang.

Empat orang yang beruntung punya kesempatan berkunjung ke lokasi ini, berbagi pengalaman lewat rubrik ini. Dan, kebetulan juga, keempat orang tersebut memiliki naluri jelajah pula. Dan, sangat menikmati keindahan alam.

Mereka adalah Ance Selian, Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut periode 2015-2021 yang kini menjadi salah seorang komisaris di salah satu BUMN. Kemudian, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar. Dan, dua orang lagi adalah jurnalis hebat, Muhammad Faisal (Ucok) dan Husin Ong.

Keberangkatan mereka ke objek wisata ini, sebetulnya tanpa diawali perencanaan. Lebih tepat disebut dadakan. Ini berawal ketika Ance Selian dan Abyadi Siregar nongkrong di Warung Pojok PWI, di Komplek PWI Sampali.

“Entah kenapa, siang hari libur di ujung Maret 2021 itu, Pak Ance ngajak mandi-mandi ke sungai. Ketika disebut mandi-mandi sungai, saya langsung terbayang wajah Husin Ong dan Ucok Faisal (Muhammad Faisal-red). Karena saya tahu, kedua orang ini adalah jurnalis “penikmat alam” yang punya banyak referensi objek wisata sungai yang menarik di Sumut untuk dikunjungi,” jelas Abyadi Siregar.

Saat itu juga, Abyadi Siregar menelpon Husin Ong dan Ucok Faisal. Dan, benar saja! Tidak perlu berpikir lama. Setelah Husin Ong dan Ucok Faisal berkoordinasi, mereka langsung sepakat untuk bersiwata bersama dengan Ance Selian dan Abyadi Siregar. Dan, mereka pun langsung menentukan tujuannya, yakni Air Terjun Lau Berte.

Buat Abyadi dan Ance, ini adalah destinasi baru. Mereka mengaku belum pernah sama sekali ke objek wisata yang terletak di Kecamatan Sungai Binge, Kabupaten Langkat ini, atau sekitar 40 Km dari Medan, Sumatera Utara ini. Itu juga yang membuat Ance dan Abyadi semakin penasaran, sehingga semangat untuk berangkat.

Dan, sekitar pukul 12.30 Wib, “tim ekspedisi” ini pun sudah ngumpul dan berangkat dari Warung Pojok PWI. Setelah sekitar dua jam dalam perjalan, tim pun tiba di bascam, tempat parkir mobil sekaligus lokasi persiapan menuju titik lokasi. Karena menuju titik lokasi, Lau Berte, hanya bisa dilalui dengan jelan kaki.

TREKKING
Inilah yang menjadi alasan utama Air Terjun Lau Berte atau Air Terjun 7 Bidadari ini sebagai objek wisata yang sangat ekstrim. Yaitu karena kondisi trekkingnya.

Bagi para pengunjung yang ingin sampai di lokasi utama Air Terjun Lau Berte, wajib mengunakan jasa ranger yang sudah disediakan oleh pihak pengelola.

Hal tersebut sangat beralasan. Karena jalurnya belum terbentuk. Orang bilang, jalannya masih “jalan tikus”. Rumput dari kiri dan kanan jalan masih “bersalaman”.

Bahkan di beberapa titik, ada yang terhalang oleh tebing-tebing dari bebatuan besar yang membentuk sudut 90 derajat. Karena itu, demi kenyaman dan kemanan bagi para wisatawan, maka kehadiran ranger menjadi solusinya.

Memang trekking di awal-awal belum begitu ekstrim. Namun selanjutnya, traveler akan berjalan di jalur yang cukup sempit. Di sisi kiri maupun kanan, berupa tepian jurang terjal yang sangat dalam.

Pijakan kaki masih berupa lapisan tanah. Sehingga bisa dibayangkan, jika menuju lokasi ini di musim hujan, treknya akan terasa sangat licin. Bila sedikit saja salah, bisa jatuh hingga ke kaki bukit.

Yang paling ekstrim adalah saat menuruni tiga jembatan kayu yang menempel di bibir tebing bebatuan besar dengan kemiringan hampir 90 derajat. Bahkan terdapat jalur yang super sempit.

Meskipun tidak panjang jalur tersebut, dan terdapat pagar pembatas, namun tetap saja menguji adrenalin pengunjung. Karena di sisi kanannya berupa tepian jurang.

Perlu ekstra hati hati melalui jalur ini. Karena bila tidak, bisa terjun bebas ke bawah. Kayu kayuan atau akar kayu yang ada, harus kita manfaatkan sebagai pegangan untuk menuruni trek ini. Di jalur-jalur tertentu, pengelola objek wisata ini memang memasang tali yang menjuntai ke bawah mengikuti jalan. Tali tersebut berfungsi sebagai pegangan untuk menuruni trek menukik itu.

Ance Selian sendiri berkali kali mengingatkan untuk berhati-hati. Memanfaatkan kayu dan akar kayu di sekitar trek untuk jadi pegangan. “Hati-hati ketua. Jembatan kayunya licin. Ini berbahaya,” kata Ance mengingatkan. Sejak awal, Ance memang memimpin perjalan. Ia di depan bersama Ucok Faisal dengan pengawalan ranger.

Ngeri-ngeri sedap. Ngerinya karena menguji adrenalin, sedapnya karena view alam sekitarnya sangat mempesona. Ditambah udara sekitar yang sangat menyejukan.

Setelah itu, barulah trekking di sungai yang telah dijelaskan di poin sebelumnya. Trek di sungai ini juga tidak boleh gegabah. Karena harus melalui batu-batuan licin dan arus air yang deras. “Bila tidak hati-hati, kepala bisa pecah terbentur batu sungai,” kata Ance kembali mengingatkan.

KOLAM AIR TERJUN LAU BERTE
Hal terakhir yang membuat Air Terjun Lau Berte terkenal sangat ekstrim, yaitu karena kondisi kolam utamanya yang sangat dalam.

Kolam utamanya memiliki kedalaman sekitar 5 meter, dengan pusaran air yang cukup kuat. Ditambah arus air yang turun dari Air Terjun Lau Berte sangat deras.

PESONA KEINDAHAN AIR TERJUN LAU BERTE
Berakit-rakit dahulu, berenang ke tepian. Bahas yang ekstrim dulu, pesona keindahan kemudian. Seperti yang telah dibahas di paragraf sebelumnya, bahwa sehebat apapun tantangan menuju lokasi air terjun, ternyata tetap mampu mengundang para wisatawan untuk datang ke lokasi utamanya.

Lalu apa saja daya tarik yang disajikan di area wisata Air Terjun Lau Berte? Maka inilah ulasannya:

1. Air Terjun
Daya tarik yang utama tentu saja kehadiran Air Terjun Lau Berte. Sebuah air terjun yang sangat menawan dengan kondisi air yang sangat segar dan jernih.

Air Terjun Lau Berte memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Namun arus air yang turun sangat deras sekali, sehinga percikannya dapat membasahi orang yang hanya berdiri, meskipun tanpa mandi di tepian kolam utamanya.

2. Kolam Utama
Kolam utamanya memiliki kedalaman sekitar 5 meter saat debit air tinggi. Kondisi tersebut tergolong sebagai kolam air terjun yang sangat dalam. Jadi tidak diperkenankan berenang di kolam utamanya.

3. Airnya Manis dan Dingin
Airnya juga menjadi salah satu daya tarik Air Terjun Lau Berte ini. Rasa airnya manis bila dirasa. Ance Selian dan Abyadi Siregar sendiri mengaku berulangkali meminum langsung airnya. “Rasanya manis,” kata Ance. Selain rasanya manis, airnya juga sangat dingin.

4. Alamnya Indah
View alam sekitar sudah bisa dinikmati saat trekking di sepanjang aliran sungai. View yang didominasi bebatuan di sepanjang sungai, serta air yang jernih adalah keindahan di tengah perjalanan.

5. Tebing Bebatuan
Setelah sampai, Anda akan melihat tebing kokoh dari bebatuan raksasa yang terukir oleh goresan proses alam yang membentuk sebuah sajian keindahan yang sulit diungkapkan.

Ini bukan hanya sebatas hiperbola dari rangkaian kata-kata. Namun memang itu fakta yang ada di Air Terjun Lau Berte. Karena itu, Anda harus merancang waktu untuk mencoba. Tunggu apa lagi? Segera! Rasakan pesona alam Air Terjun 7 Bidadari.*

DCIM100GOPROG0529172.JPG

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2