Waspada
Waspada » Akankah Pulau Berhala Jadi Eco Marine Tourism
Features Headlines Sumut Travel

Akankah Pulau Berhala Jadi Eco Marine Tourism

Pulau Berhala berada di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin Kab. Serdangbedagai yang akan dijadikan kawasan Eco Marine Tourism oleh Pemkab Sergai. Waspada/Edi Saputra
Pulau Berhala berada di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin Kab. Serdangbedagai yang akan dijadikan kawasan Eco Marine Tourism oleh Pemkab Sergai. Waspada/Edi Saputra

ADA secercah harapan ketika Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman bersama Ketua DPRD Sergai dr M Riski Ramadhan didampingi Sekdakab Sergai HM Faisal Hasrimy, Kadis Kominfo H Akmal, para Asisten, Kepala OPD serta Muspika Tanjung Beringin mengunjungi dermaga di Desa Bagan Kuala Kec. Tanjung Beringin, Jumat (24/1) sore kemarin.

Kunjungan tersebut merupakan langkah awal dalam memproyeksikan Pulau Berhala Jadi Center Point Ketahanan Nasional wilayah barat Indonesia melalui Eco Marine Tourism yakni kawasan wisata bahari berwawasan lingkungan.

Mengingat Desa Bagan Kuala merupakan satu desa perbatasan di Sergai yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara Malaysia dengan gugusan Pulau Berhala yang ada di Selat Malaka.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sergai Ir H Soekirman menyampaikan bahwa Kabupaten Sergai yang memiliki panjang garis pantai 60-70 km sangat perlu diwaspadai dari infiltrasi dari luar.

Seperti diketahui kata Bupati, saat ini banyak masuknya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang dan lainnya adalah berasal dari wilayah pesisir, oleh karena itu, ketahanan nasional harus ditingkatkan khususnya di wilayah pesisir dengan program-program yang tentunya inovatif.

Soekirman juga memaparkan berbagai upaya, diantaranya melalui kerjasama dengan pihak terkait, seperti TNI AL Yonmarhanlan Belawan, Kodim 0204/DS, serta Poskamla yang ada di Sergai untuk melakukan program yang secara rutin dilakukan di Pulau Berhala .

Upaya itu diantaranya lanjut Bupati, seperti program Bela Negara, latihan Wawasan Kebangsaan yakni dengan peserta berasal dari masyarakat dan pelajar serta mentor dari Kementerian Pertahanan dan Keamanan sehingga konsep Hankamrata (Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta) dapat dibangun dari Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Bahkan lebih jauh Soekirman menyampaikan, telah mulai melakukan langkah nyata terkait rencana pengadaan Kapal Ferry jenis JS 1843 berkapasitas 70-80 penumpang sebagai sarana transportasi menuju Pulau Berhala dan sebaliknya.

“Bantuan tersebut sedang dibahas bersama beberapa kementerian seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, dan Kementerian Pertahanan yang nantinya akan dikelola dalam bentuk konsorsium secara nasional,” papar Soekirman.

Ayah lima anak itu juga menyatakan poin pentingnya adalah bukan fokus kepada kapalnya, namun lebih kepada kesiapan sumberdaya manusia serta manajemennya yang jauh lebih penting.

“Hal ini tentunya agar jangan sampai nanti sebelum dapat kapal kita damai, namun setelah dapat bantuan kapal kita berselisih, terlebih dengan adanya pemasukan,” sebut Soekirman berkelakar.

Soekirman juga mengumpamakan perjuangan kita ini ibarat angkatan perang yang terdiri dari AD, AL, AU dan Kepolisian dengan berbagai kekuatan nasional yang sebenarnya telah dibangun dan sudah menunggu untuk kesiapan semua pihak dalam program Eco Marine Tourism yang kita canangkan dan sepakati bersama pada pertemuan Jumat kemarin.

Menurut Soekirman, langkah awal yang dilakukan bersama adalah bentuk penjajakan guna menyahuti program nasional sejalan dengan Perda Kabupaten Serdangbedagai Nomor 12 tahun 2006 Tentang Pengelolaan Pulau Berhala Serdangbedagai sebagai Kawasan Eco Marine Tourism agar mengembangkan program ketahanan nasional.

“Motto yang kita terapkan adalah K3 (Kebijakan, Kelembagaan dan Kebersamaan) tentang konsep Eco Marine Tourism Pulau berhala ini sudah ada, tinggal kelembagaan yang belum ada serta kebersamaan yang harus kita mulai dan perkuat saat ini,” harap Soekirman.

Senada Ketua DPRD Sergai, dr M.Riski Ramadhan Hasibuan sepakat dengan konsep Pulau Berhala sebagai Eco Marine Tourism, bahkan dr M Riski juga menambahkan kunjungan ini guna melakukan diskusi singkat terkait pengembangan Pariwisata Pulau Berhala sebagai program pertahanan nasional dan pendidikan bela negara untuk memberikan wawasan kebangsaan agar terhindar dari hal-hal negatif dan membangun dermaga untuk penyeberangan ke Pulau Berhala.

Pemkab Sergai bersama DPRD lanjut dr M Riski, Dandim 0204/DS, TNI AL, beserta seluruh stakeholder untuk berkoordinasi dengan Prabowo Subianto selaku Menhan RI, Edie Prabowo selaku Menteri KKP, BNPP dan lintas kementerian untuk bisa merealisasikan pengadaan kapal penyeberangan yang layak dan ke depan pastinya meningkatkan ekonomi rakyat apabila adanya destinasi wisata Pulau Berhala.

Dengan segala potensi yang ada didukung keinginan kuat Pemkab Sergai dan DPRD Sergai bersama seluruh pemangku kepentingan serta seluruh stake holder, akankah Pulau Berhala jadi Eco Marine Tourism segera terwujud. Waspada/Edi Saputra

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2