#StayActive, Tetap Bugar Di Tengah Pandemi - Waspada

#StayActive, Tetap Bugar Di Tengah Pandemi

- Tips
  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan mendasar dalam tatanan kehidupan. Masyarakat ‘dipaksa’ beradaptasi pada tatanan kehidupan baru yang dikenal dengan ‘new normal’. Ruang lingkup aktivitas luar ruang jadi terbatas, belum lagi masih harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang berlaku. Bahkan himbauan untuk menjalankan prokes semakin diperketat.

Untuk itu, PT. Asia Health Energy Beverages (AHEB)—produsen suplemen kesehatan di kategori minuman energi Kratingdaeng RedBull —meluncurkan gerakan aktif dalam kampanye #StayActive. Tujuannya mengajak masyarakat untuk tetap aktif bergerak mulai dari home workouts sederhana, lari keliling komplek, atau mengikuti kelas olahraga online.

                                             

“Masyarakat harus memasuki ‘new lifestyle’, gaya hidup baru dimana masyarakat harus tetap kreatif, produktif dan tentunya aktif dalam menjalankan rutinitas di tengah keterbatasan,” ujar Chief Marketing Officer, PT. AHEB, Davin Thomas Lai, dalam keterangan pers peluncuran perdana serial promosi Kratingdaeng RedBull, Sabtu (26/6).

Dengan ‘new lifestyle’ ini, masyarakat ditantang untuk mencari solusi agar terus produktif dan aktif. Aktif di sini identik dengan aktifitas olah tubuh atau olah raga (workouts).

Mantan Ketua Tim Kesehatan PSSI dan kini masih menjabat sebagai Board SEARADO (South East Asia Regional Anti-Doping Organisation), dr Zaini K Saragih dalam keterangan pers yang sama menyampaikan bahwa ia optimis gerakan #Stayactive ini dapat membantu masyarakat terhindar dari virus Corona.

“Untuk tetap #StayActive, kita harus menerapkan gaya hidup sehat, membiasakan hidup bergerak dan mengurangi waktu diam. Tentunya tetap melakasanakan prokes. Dengan gaya hidup sehat baru ini, masyarakat tidak boleh paranoid terhadap Covid19 tapi tetap harus optimis, berpikir positif, tetap beraktivitas fisik dan meditasi serta memilih pola makan yang sehat,” tambah Zaini.

Bagaimana pola makan yang sehat? Menurut Zaini, asupan gizi saat pandemi sama saja dengan saat normal. Yang perlu diwaspadai adalah, apakah asupan gizi ‘rutin’ kita sudah sehat atau belum? Sehat disini menyangkut kualitas dan kuantitas. Biasanya yang paling sering diperhatikan justru  berapa banyak asupan kalori, karbohidrat, lemak dan protein.

“Padahal ada banyak zat nutrisi lain yang juga harus menjadi prioritas seperti mineral, vitamin dan suplemen. Konsumsi tambahan inipun perlu diperhatikan,” ujar Zaini.

Lantas, nenu olahraga bagaimana yang sesuai dengan gaya hidup sehat baru ini? Olahraga apa saja baik dilakukan, khususnya yang sudah jadi kebiasaan. Rekomendasi para dokter dan pakar Kesehatan adalah berolahraga selama 150 menit intensitas sedang dalam satu minggu. Ini sangat sesuai dengan anjuran gerakan #StayActive 30 menit per hari. Jadi rekomendasi  150 menit aktifitas intensitas sedang bisa dilakukan selama lima hari. Latihan 30 menit bisa dilakukan kapan saja. Pagi, siang atau sore hari. Cukup stretching untuk pemanasan lalu diikuti dengan gerakan-gerakan sederhana seperti dalam functional training (menggunakan tubuh sendiri untuk Latihan) seperti sit up, lunges, Latihan perut, kaki dan lain-lain. Sedangkan olah raga luar ruang atau selama 30 menit adalah jogging memutari lapangan atau keliling komplek rumah dan naik sepeda keliling komplek. Sebaiknya olahraga dilakukan di rumah atau out door. Olahraga di gym semi-outdoor dengan sirkulasi udara yang baik, mengurangi risiko untuk terjadinya penularan. Latihan tersebut Ditambah Latihan penguatan otot dan fleksibilitas. 

Itu sebabnya disarankan untuk mengkonsumsi minuman suplemen sebelum berolahraga. Kratingdaeng RedBull, minuman energi ini merupakan salah satu dari berbagai macam suplemen kesehatan yang bisa dijadikan sebagai alternatif penambah tenaga atau stamina baik untuk kekuatan fisik maupun untuk konsentrasi.

“Jika dilihat dari kandungannya, Kratingdaeng RedBull mempunyai profil keamanan yang baik, selama diminum sesuai aturan. Minuman energi ini juga mengandung glukosa sederhana dalam jumlah relatif besar, sehingga setelah meminumnya, tubuh dapat menggunakannya sebagai sumber energi. Dengan adanya energi ini akan membantu tubuh untuk beraktifitas. Tubuh yang aktif tentunya akan lebih sehat. Selain glukosa sederhana, kafein yang terkandung dalam minuman ini masih dalam batas aman yaitu 50 mg/kemasan. Batas aman kafein sendiri adalah 400mg/hari. Tentunya kita sudah tau bahwa kafein membantu meningkatkan konsentrasi untuk mendukung penggunaan energi yang dimiliki,” tambah Zaini.(J02)

 

  • Bagikan