Tim Voli Sumut Mesti Tingkatkan Latihan

MEDAN (Waspada): Wakil Ketua II KONI Sumut H Sakiruddin SE MM, meminta tim voli Sumatera Utara mesti lebih meningkatkan porsi latihan, karena Porwil Se Sumatera X di Bengkulu waktu pelaksanaannya kian dekat.

Tim Voli Sumut Mesti Tingkatkan Latihan
WAKIL Ketua II KONI Sumut H Sakiruddin didampingi pengurus KONI Sumut dan Pengprov PBVSI Sumut, memotivasi tim Pra PON Voli Putra. Waspada/Jonny Ramadhan Silalahi

“Porwil tinggal tiga bulan lagi, porsi latihan harus ditingkatkan. Apalagi voli adalah permainan beregu, team work harus terus dimatangkan sejak sekarang,” ujar Sakiruddin saat meninjau Pelatda Tim Voli Putra di Halaman Perguruan Sinar Husni, Senin (29/7) sore.

Porwil X sekaligus ajang Prakualifikasi PON 2020 yang mempertandingkan 11 cabong olahraga termasuk voli putra dan putri akan berlangsung 3-9 November di Bengkulu.

“Kalian harus lebih memperdalam latihan bahasa tubuh. Artinya, dari bahasa tubuh, sesama kalian sudah mengerti bola diarahkan ke mana, untuk siapa dan harus dibagaimanakan,” jelas Sakiruddin.

Turut mendampingi Sakiruddin di antaranya Koordinator Wasping Cabor Permainan Drs M Syahrir, bersama Sofyan Yahya dan SR Hamonangan Panggabean. “Kehadiran kami bukan untuk memata-matai. Tapi bertujuan Pelatda berjalan lancar. Kalau ada kendala, kita siap mencarikan solusi,” tutur Syahrir.

Tim Voli Putra Sumut dilatih Yuliandi Yusra dengan asisten Budianto. Skuad terdiri dari Nanang Tri Tito, Sutan Harahap, Andi Hendra Aji, Rudiyanto, Boy Arnes, Dandi Al Hafiz, Anggara Pranata, M Ichsan Olyfian, M Iqbal Supianto, Rafi Manjai Lubis, Imam Ramadhan dan Suwardi. 

“Untuk tingkat junior sebenarnya kita bisa berbicara di tingkat nasional. Namun di level senior, harus lebih berbenah,” ucap H Abdullah, Sekretaris Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara.

“Voli Sumut mesti menjadi ‘Singa Sumatera’ agar disegani tim-tim Pulau Jawa,” tambah Abdullah yang bersama Ketua Harian PBVSI Sumut Drs Basyaruddin Daulay MKes saat menerima kunjungan pengurus KONI Sumut.

Menurutnya, pelatda voli dimulai sejak Maret 2019 diikuti 12 atlet. Namun berdasarkan hasil evaluasi pasca Porprovsu 22-29 Juni 2019, lima atlet degradasi, digantikan lima hasil rekrutmen Porprovsu. 

“Saat ini ada 11 pevoli asal Medan, Pematangsiantar, Asahan, Batubara dan Labuhanbatu yang tergabung di Pelatda, ditambah satu atlet Pelatda Popnas,” papar Abdullah. 
 

PBVSI Sumut optimis, sentuhan dan komunikasi yang dilakukan KONI Sumut dengan meninjau pelatda yang sedang berjalan, membuat atlet lebih semangat dan termotivasi. (m15)