Mobil Listrik SMK Model PGRI 1 Mejayan Banjir Pesanan

  • Bagikan

MADIUN (Waspada): Mobil listrik karya siswa SMK Model PGRI 1 Mejayan, Madiun, Jawa Timur, banjir pesanan. Mobil listrik yang dijuluki Mobil Kampung Pesilat (Mokasi) ini bertujuan membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di berbagai pelosok desa.

Kepala Sekolah SMK Model PGRI 1 Mejayan, Sampun Hadam mengatakan, pesanan Mobil Listrik UMKM Mokasi sampai saat ini telah mencapai 186 unit. Sementara yang sudah diselesaikan baru 4 unit.

“Saat ini Mobil Listrik UMKM Mokasi yang sudah jadi sebanyak 4 buah, dan 3 buah Mobil Listrik UMKM Mokasi merupakan pesanan dari SMK PGRI 13 Surabaya,” ujar Sampun.

Mobil Listrik UMKM Mokasi dijual secara lengkap dengan paket usaha UMKM seperti Mokasi Food yang terdiri dari Mokasi Nasi Pecel, Mokasi Varian Bakso, Mokasi Nasi Goreng, dan Mokasi drink.

Selain itu tersedia juga paket Mokasi Mart dan paket Mokasi jasa engineering dan electrical.

Mobil Listrik UMKM Mokasi dijual secara franchise mulai harga 25 juta sesuai dengan pilihan paket usaha yang diinginkan.

Pesatnya perkembangan mobil listrik SMK PGRI 1 Mejayan ini sampai ke telinga orang nomor 1 di Jawa Timur.

Gubernur JawaTimur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, Jumat (18/9) berkunjung di SMK MODEL PGRI 1 Mejayan. Kunjungan dalam rangka peninjauan percobaan penyelenggaraan pendidikan new normal di era pandemi sekaligus meninjau langsung pembangunan gedung industri.

Selain dihadiri jajaran petinggi pemerintahan, dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Bupati Madiun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Infokom Jawa timur, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Bakorwil Madiun, Kodim 0803, Kapolres Madiun, Kepala Kejaksaan Kabupaten Madiun, Kepala Pengadilan Madiun, dan Perwakilan Forkopinda Lanud Iswahjudi.

Kunjungan diawali dari peninjauan ruang kelas tempat diselenggarakannya proses pendidikan, penerapan protokol kesehatan, dan pencegahan diri dari Covid-19 dengan produksi minuman herbal dari rempah, dari bunga rosela, dari buah manggis, dan dari daun pohon jati.

Selanjutnya, Gubernur dan rombongan menuju tempat produksi Mobil Listrik UMKM Mokasi yang ada di SMK MODEL PGRI 1 Mejayan.

“Kehadiran Gubernur Jawa Timur mampu menjadi support untuk menyelesaikan tuntuan pesanan,” imbuh Sampun.

Selain dari Gubernur, dukungan untuk kelanjutan mobil listrik SMK ini juga mengalir Direktur SMK Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud melalui Program Fasilitas SMK yang dikembangkan menjadi pusat keunggulan (Center Of Excellence) Prioritas Sektor Pemesinan dan Konstruksi. Dukungannya berupa modal kerja untuk penyelesaian Mobil Listrik UMKM Mokasi dalam pemenuhan pesanan tersebut.

Dalam rangka untuk memproduksi secara masal, maka telah disiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 30 siswa dan 5 guru yang didiklat atau magang di PT REKA.

Diklat tersebut meliputi desain, cutting, welding, quality control, dan menejemen produksi. Sementara untuk pengurusan legal dilakukan secara bersama-sama oleh tim yang dikordinir oleh Bakorwil Madiun bersama dengan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Pemda Madiun, PT. REKA, dan TIM dari SMK MODEL.

“Besar harapan SMK MODEL PGRI 1 Mejayan melalui road map SMK 5 tahun ke depan bahwa SMK menjalin kerjasama dengan masyarakat desa sebagai wujud pusat pelayanan masyarakat dan menggerakkan ekonomi lapis bawah,” tandas Sampun. (J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *