Tapir Ditemukan Terjebak Dalam Lubang

AEKSONGSONGAN, Asahan (Waspada): Tapir (tapirus indikus) terjebak dalam lobang setelah dikejar warga, di wilayah Perkebunan PTPN III, Dusun II, Desa Bandarselamat, Kec Aeksongsongan, Kab Asahan Sabtu (17/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

Tapir Ditemukan Terjebak Dalam Lubang
Kondisi Tapir saat akan dievakuasi dalam lobang, di Dusun II, Desa Bandarselamat, Kec Aeksongsongan, Kab Asahan. Waspada/Sapriadi

Salah satu warga yang ikut mengejar tapir, Elijar warga Dusun II, Desa Bandarselamat, menuturkan bahwa menemukannya saat tapir itu menyeberang jalan. Karena hewan ini dilindungi bersama warga mencoba untuk menangkapnya. Tapir sempat lari dan terjebak dalam lobang berlumpur. 

"Kami heran tapir kok masuk kampung, ini hewan dilindungi, sehingga kami berusaha menangkapnya. Dan hewan itu terjebak dalam lobang," jelas Elijar.

Elijar, didampingi Aktivis Konservasi Alam Kec Aek Songsongan Sudirman Marpaung, menuturkan bahwa temuan ini dilaporkan kepada polisi dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) untuk segera dievakuasi.  "Habitat ini dilindungi, sehingga harus segera dievakuasi," jelas Sudirman. 

Sedangkan Polisi Kehutanan Di Seksi Wilayah III Kisaran Arief Hidayat, saat di lokasi, mengatakan kondisi tapir itu terjebak dalam lobang. Dilihat dari segi fisiknya dalam kondisi baik.  "Namun demikian kita masih menunggu dokter hewan, untuk mengetahui pasti berapa usia, dan jenis kelaminnya," jelas Arief. 

Arief juga mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan evakuasi tapir tersebut, dan selanjutnya akan dititipkan ke Kebun Binatang Pematang Siantar.  "Hari ini juga tapir ini akan kita kirim ke kebun binatang Pematang Siantar," jelas Arief. 

Ditanya penyebab binatang liar ini bisa masuk ke wilayah pemukiman warga, Arief menjelaskan, banyak faktornya, salah satunya adanya kerusakan alam, sehingga binatang ini keluar hutan untuk mencari makan. "Banyak faktornya, salah satunya sedikitnya persediaan makanan di hutan," jelas Arief. (a15/a31)