Wisata Alam Tersembunyi Pastap

  • Bagikan

MADINA (Waspada) : Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meninjau lokasi objek wisata yang merupakan salah satu icon Madina yaitu wisata Desa Pastap dan Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Selasa, (17/05).

Wisata Pastap Julu yang telah masuk nominasi 300 wisata terbaik Indonesia dari Kemenpareaktif ini memang tersembunyi dan belum banyak dilirik oleh Pemda Madina, dan dalam kesempatan ini, Atika langsung berkesempatan melihat kemegahan dan keindahan wisata Desa Pastap Julu.

Wabup Atika Azmi Utammi tinjau destinasi wisata desa Pastap dan Pastap Julu. Waspada/Ali Anhar Harahap

Dalam agenda peninjauannya kali ini, Atika juga didampingi Kadis Pariwisata Madina M Yasir, Camat Tambangan Muslih, Sos dan jajarannya, Kepala Desa Pastap M Raja dan Jajarannya, dan kepala Desa Pastap Julu Ali Musa Manto.

Ekowisata pertama yang dikunjungi Atika adalah Goa Alam yang terletak di Desa Pastap, Dimana Goa tersebut membuat decak kagum Wakil Bupati termuda peraih rekor muri ini karena keindahan dan kemolekan Goa tersebut dimana Goa Alam ini membentang diantara hamparan sawah yang sangat luas di desa Pastap.

Selepas pratinjau dari Desa Pastap, rombongan Wabup bertolak ke Desa Pastap Julu untuk meninjau Ragam ekowisata seperti Arung Jeram, lokasi Camping dan lainnya.

Kepada wartawan, Atika menyebutkan jika potensi Alam di dua desa ini harus lestarikan dan dikembangkan hingga Go Internasional.

“Ini merupakan Anugerah Allah SWT kepada kita, tidak semua daerah memiliki Alam seperti ini, jadi patut kita syukuri dengan melestarikannya, sehingga bisa mendongkrak ekonomi masyarakat dan desa,” ucapnya

Dalam hal ini, Atika berjanji jika Pemkab Madina akan berupaya membantu dengan mempersiapkan alokasi dana untuk memfasilitasi kedua ekowisata tersebut.

“Pemkab Madina akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat untuk pengalokasian dananya demi meningkatkan kelestarian kedua Objek wisata yang ada di desa ini, kita berharap doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga proses pembangunan berjalan lancar” pungkasnya. (Cah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.