Wisata Alam Pastap Julu Masuk Nominasi

Wisata Alam Pastap Julu Masuk Nominasi

  • Bagikan

Desa Pastap Julu merupakan salah satu Desa penyangga Taman Nasional Batang Gadis yang menjadi Desa Ekowisata di Kabupaten Mandailing Natal. Jarak tempuh dari Kota Panyabungan sekitar 30 Km yang berada di Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal.

Desa ini memiliki banyak pesona alam di dalamnya di mana sungai yang melintasi desa ini menjadi salah satu tujuan wisata pengunjung. Kegiatan River Tubing atau menyusuri sungai dengan Tubing menjadi salah satu andalan tempat wisata ini.

Dengan membayar Rp25 ribu saja pengunjung dapat bermain dan merasakan serunya dibawa arus sungai sampai ke bawah dengan aman tanpa takut hanyut atau tenggelam. Pengunjung dilengkapi dengan topi dan rompi pengaman, serta ranger yang siap memandu pengunjung dalam permainan ini.

Selain itu hamparan sawah pertanian warga Desa Pastap Julu juga menambah keindahan alam desa terpencil ini. Jembatan berbentuk hati yang berwarna-warni juga menambah keindahan wisata alam di tempat ini, di mana jembatan ini dinamakan jembatan cinta.

Wisata alam Desa Pastap Julu. Waspada/Ist

Wisata ini sangat cantik untuk kita kunjungi, terutama di akhir pekan dalam mengisi libur di Sabtu Minggu. Untuk sport selfie bagi para pengunjung juga tersedia berbagai angle nan elok dan indah di sini.

Menuju ke dalam kawasan hutan terdapat dua air terjun yang sangat indah yaitu air terjun Aek Sibadur dan air terjun Aek Nabara. Jika pengunjung ingin mengunjungi air terjun tersebut jangan khawatir, kelompok ranger Bara Indah Permai yang dibentuk dan dibina oleh TNBG siap untuk menemani pengunjung.

Air Terjun yang begitu indah menambah keindahan alam Desa Pastap Julu ini. Air terjun yang masih perawan dan belum terjamah menambah indahnya natural alam desa ini.

Apabila ingin menginap di desa ini, juga tersedia home stay di rumah warga yang sudah disiapkan sebagai tempat peristirahatan bagi pengunjung. Jadi kita tidak perlu ragu jika datang ke tempat ini untuk berwisata, karena fasilitas semua akan disediakan oleh warga di tempat ini.

Warga Desa Pastap Julu sangat ramah dan menghargai para pengunjung yang datang. Mereka beranggapan jika wisatawan yang datang merupakan raja yang harus diservis dengan baik

Saat diwawancarai Waspada.id, Senin, (23/08) Kepala Desa Ali Musa Manto Lubis, 60, mengatakan jika dia sangat mendukung kegiatan ekowisata di desanya. Dia salah satu Local Champion TNBG yang mampu menjaga kawasan TNBG dan ikut memajukan desa penyangga TNBG.

Untuk kegiatan budaya seperti membuat alame ataupun kegiatan seni Gordang Sambilan juga terdapat di desa ini. Ikon Mandailing Natal yaitu Gordang Sambilan inilah salah satu budaya dan kearifan lokal yang sangat dijaga oleh penduduk setempat.

Saat ini, Desa Pastap Julu masuk dalam kategori nominasi Anugrah Desa Wisata Indonesia yang diumumkan oleh Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menpareaktif) Sandiaga Uno

Desa Pastap Julu masuk dalam 300 besar nominasi desa wisata yang sedang berkompetisi untuk desa wisata se Indonesia. Dalam hal ini, beberapa kebutuhan yang menunjang untuk memajukan desa wisata tersebut, Ali Manto berharap Pemerintah daerah ikut berperan andil untuk kemajuan wisata Pastap Julu agar masuk minimal 50 besar nominasi wisata desa terindah di Indonesia

Selaku Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Manto Lubis berharap semoga desanya dapat menjadi desa tujuan wisata dan dapat menambah pendapatan masyarakat sekaligus memajukan desa tersebut

Ali Musa juga berharap agat akses jalan menuju ke daerah Pastap ini diperhatikan oleh Pemerintah sehingga memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung ke sini.

“Saya berharap semoga wisata Desa Pastap Julu ini menjadi tujuan wisatawan lokal maupun interlokal sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya Pastap Julu, dan saya juga berharap semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal memperhatikan akses jalan menuju ke Desa Pastap Julu ini, sehingga memudahkan wisatawan datang ke tempat ini”, ucap Manto. (Waspada/Ali Anhar Harahap)

  • Bagikan