Waspada
Waspada » Wartawan Toba Minta Polri Usut Tuntas Kematian Demas Leira
Sumut

Wartawan Toba Minta Polri Usut Tuntas Kematian Demas Leira

Kolase Aksi Solidaritas Wartawan/i Kabupaten Toba, menuntut Polri mengusut tuntas kematian Wartawan Sulawesion.com, Demas Leira. Waspada/Ramsiana Gultom

TOBA (Waspada) : Puluhan wartawan/i Kabupaten Toba baik media cetak, media online dan media elektronik menggelar aksi solidaritas atas kematian wartawan Media Online Sulawesion.com Demas Leira di Mamuju Tengah Sawesi Barat, Kamis (20/8) lalu.

Aksi damai dilakukan di Bundaran Balige dengan menggelar orasi, penaburan bunga dan doa bersama, Kamis (27/8).

Kematian Demas Leira merupakan luka mendalam dan menambah deretan panjang ketidak adilan yang dialami Wartawan di Indonesia.

Diawali long march dari depan Polsek Balige, puluhan wartawan bergerak menuju Bundaran Balige dengan membawa spanduk panjang dan kertas karton berisi desakan dan dukungan kepada Pemerintah Polri untuk menuntaskan kasus kematian Demas Leira.

Dalam orasinya, Pimpinan Aksi Berlin Yebe Marpaung dari Tribrata TV meminta agar Polri mengusut tuntas kematian Demas Leira yang diduga kuat meninggal karena dibunuh oknum tak bertanggungjawab.

“Peristiwa kematian Demas Leira tidak bisa didiamkan begitu saja. Tusukan sebanyak 21 kali sangat tidak diterima akal. Dengan tegas kami minta usut tuntas kematian rakan kami Demas Leira,” ujar Berlin.

Orator lainnya, Alex Siagian dari Efarina TV menyampaikan bahwa profesi Wartawan adalah profesi sangat terhormat sebagai pilar ke empat khususnya untuk mendukung pembangunan pemerintah.

“Kami bekerja diatur oleh Undang-Undang, intimidasi apalagi pembunuhan sudah sangat melewati batas kemanusiaan. Untuk itu kami berharap Polri menghukum mati pelaku pembunuhan Demas Leira,” paparnya.

Senada, Marimbun Marpaung dari gosumut.com menegaskan bahwa dalam menjalankan profesinya, wartawan dilindungi oleh payung hukum yang diatur Undang Undang Pers No.40 tahun 1999.

“Ada payung hukum melindungi kita dalam bekerja, maka dengan ini kami minta agar Kapolri mengusut tuntas kasus kematian Demas Leira dan memberikan keadilan hukum bagi keluarganya,” ujar Marimbun.

Wartawan Waspada, Ramsiana Gultom selaku inisiator aksi solidaritas ini dengan tegas mengutuk keras tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap Demas Leira.

Dalam orasinya, wartawati yang akrab disapa Ana ini, mendukung Polri mengusut tuntas kasus kematian Demas Leira.

“Aksi solidaritas ini kita lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Polri dalam mengusut tuntas kematian Demas Leira. Kita juga berharap agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi dialami rekan-rekan juang Wartawan/i se Indonesia,” pungkas Ana.

Usai orasi, aksi dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Gugur Bunga, penaburan bunga sebagai tanda penghormatan kepada Demas Leira, serta doa bersama. Aksi solidaritas berlangsung tertib hingga selesai. (a36)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2