Warga Tuntut Makam Pasien Dipindah, Blokir Jalinsum

Warga Tuntut Makam Pasien Dipindah, Blokir Jalinsum

  • Bagikan
Personil Polisi bersama TNI saat akan membuka blokir Jalinsum di Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan yang diblokir warga Senin (24/5) dini hari. Waspada/Mohot Lubis.

P. SIDIMPUAN (Waspada) : Warga Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan blokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Senin (24/5) dini hari.

Pantauan Waspada.id, masyarakat yang keberatan dengan pemakaman jenazah pasien COVID-19 melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir Jalinsum mulai pukul 00.00 Wib.

Suasana aksi waga Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan yang memblokir Jalinsum, Senin (24/5) dini hari. Waspada/Mohot Lubis.
Suasana aksi waga Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan yang memblokir Jalinsum, Senin (24/5) dini hari. Waspada/Mohot Lubis.

Mengetahui adanya aksi warga itu, Lurah Aek Tampang Ahmad Jumadi turun ke lokasi untuk menenangkan emosi warga, namun warga tetap memblokir jalan.

Berselang sekira 1,5 jam kemudian atau sekira pukul 1.40 WIB, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini bersama personil turun ke lokasi aksi untuk membubarkan warga agar lalu lintas tidak terganggu.

Melalui pengeras suara, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani meminta warga untuk segera membubarkan diri sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan memberi waktu lima menit.

Kapolres menjelaskan bahwa pemakaman pasien COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum di Aek Tampang tidak membahayakan bagi warga dan Wali Kota Padangsidimpuan sudah menjamin.

Melihat masyarakat masih bertahan, Kapolres Padangsidimpuan kemudian mengingatkan warga agar membubarkan diri sebelum dibubarkan secara paksa sekaligus meminta petugas termasuk Babinsa untuk menyuruh warga masuk ke rumah masing-masing.

Warga yang memblokir jalan tersebut kemudian secara perlahan membubarkan diri sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Hingga pukul 2.30 Wib Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini bersama personel dan TNI masih berjaga jaga di lapangan untuk menetralisir situasi. (a39).

Baca juga:

Warga Padangsidimpuan Berupaya Bongkar Paksa Makam Pasien COVID-19

 

  • Bagikan