Waspada
Waspada » Warga Tidak Pakai Masker Ditertibkan
Sumut

Warga Tidak Pakai Masker Ditertibkan

TIDAK pakai masker, pengendara sepeda motor dihentikan anggota TNI dari Koramil Siantar Utara, Kodim 0207/Sml di sekitar Pasar Dwikora, Jl. Patuan Nagari, Kota Pematangsiantar, Sabtu (6/6).(Waspada-Edoard Sinaga).

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) hingga saat ini masih terus meningkat di Kota Pematangsiantar. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Masih banyaknya warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, membuat anggota TNI dari Koramil Siantar Utara, Kodim 0207/Sml, dipimpin Danramil Kapten Inf Prawoto bersama aparat Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara turut menertibkan warga yang tidak memakai masker di sekitar Pasar Dwikora sampai ke Jl. Ade Irma, Sabtu (6/6) sore.

“Selain mewajibkan warga pakai masker, kami juga menghimbau warga perlu mencuci tangan. Juga mengingatkan pembatasan aktivitas di luar rumah dan paling penting hindari kerumunan massa,” tegas Danramil saat memimpin anggotanya menghimbau warga agar memakai masker dan protokol kesehatan lainnya.

Menurut Danramil, dalam kondisi saat ini, warga masih saja bandel dan tidak mematuhi memakai masker, tapi TNI dan aparat lainnya tetap melaksanakan tugas dengan baik dan benar, dengan melakukan pendekatan-pendekatan persuasif seperti yang dilaksanakan saat itu.

“Kegiatan itu akan terus berlangsung dan kami akan terus melakukan razia warga bandel yang tidak memakai masker saat keluar rumah,” tegas Danramil.

Dari pantauan, memang ditemukan warga yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker, baik saat berkendara maupun aktivitas lainnya.

Banyak pengendara sepeda motor yang dihentikan, karena tidak memakai masker dan mereka disuruh pulang untuk mengambil masker atau membeli masker, tapi sepeda motornya ditinggalkan. Bila masker telah dipakai, sepeda motor bisa dibawa lagi.

Lurah Sukadame Sobtu Hasibuan menjelaskan kegiatan itu untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, misalnya memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan kalau bisa menjaga jarak tubuh satu sama lain.

“Ini masih sebatas himbauan kepada masyarakat, untuk sanksi memang belum ada,” sebut Sobtu.

Kegiatan itu, banyak mendapat tanggapan positif dari masyarakat,  namun tidak semua orang yang mau mematuhinya, karena banyak yang bepergian keluar rumah tanpa memakai masker, meski ada ancaman Covid-19.

Alasannya selalu sepele yakni lupa atau jatuh entah dimana. “Kalau pakai masker membuat tidak nyaman, karena kadang sulit bernapas,” jawab Ani, pedagang sayur-sayuran di Pasar Dwikora.(a28/C).

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2