Waspada
Waspada » Warga Sabahotang Masih Bertahan Di Jembatan Darurat
Headlines Sumut

Warga Sabahotang Masih Bertahan Di Jembatan Darurat

Warga tampak melintasi jembatan darurat di atas Sungai Barumun yang dibangun warga secara gotong royong, Sabtu (12/12). Waspada/Muhammad Satio
Warga tampak melintasi jembatan darurat di atas Sungai Barumun yang dibangun warga secara gotong royong, Sabtu (12/12). Waspada/Muhammad Satio

PALAS (Waspada) : Sejak Desember 2019 masyarakat Desa Sabahotang Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padanglawas (Palas), telah bergantung pada akses jembatan darurat.

Kondisi itu, telah menyulitkan warga Sabahotang akibat ambruknya jembatan penghubung desa tersebut dihantam luapan Sungai Barumun tahun lalu. Hingga mengakibatkan 228 Kepala Keluarga (KK) dan 1000-an jiwa lebih kesulitan beraktivitas sehari-hari.

Pantauan Waspada.id, Sabtu (12/12) di atas Sungai Barumun seluas 120 meter lebih itu, terbentang dua titik akses jembatan darurat yang digunakan warga untuk keluar dan masuk dari desa.

“Setelah jembatan Sabahotang hanyut diterjang banjir tahun lalu, telah puluhan kali jembatan darurat ini dibangun secara gotong royong,” ungkap Pendi, 30, warga setempat di lokasi.

Ia menuturkan, kondisi tersebut sangat menyulitkan warga mengangkut hasil pertanian, baik kelapa sawit, karet dan tanaman palawija lainnya.

Kemudian yang paling mereka khawatirkan, anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan darurat itu. Sebab, sewaktu-waktu sungai bisa saja meluap, terlebih di musim penghujan saat ini.

Atas kondisi itu, ia berharap pembangunan pondasi tengah jembatan yang baru selesai dikerjakan dapat dianggarkan dan dilanjutkan kembali.

“Alhamdulillah bulan ini pondasi tengah terlihat sudah selesai dikerjakan dan semoga dapat dirampungkan segera,” ucapnya.

Kabid Bina Marga PU Palas, Syafran Ilyas Nasution, Sabtu (12/12) membenarkan pembangunan pier tengah jembatan tersebut telah selesai dikerjakan dengan biaya Rp500 juta dan akan dilanjutkan pada tahun 2021 dengan anggaran Rp1,2 miliar.

“Lanjutannya telah kita usulkan, hingga jembatan rampung dan bisa digunakan dengan biaya sekitar Rp1,2 miliar,” Kata Syafran Ilyas Nasution. (cms).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2