Waspada
Waspada » Warga Positif Narkoba Masuk MAB, Keluarga Minta Dibebaskan
Sumut

Warga Positif Narkoba Masuk MAB, Keluarga Minta Dibebaskan

Ketua DPRD Binjai melihat data warga positif narkoba yang dititip di MAB. Waspada/Ria Hamdani
Ketua DPRD Binjai melihat data warga positif narkoba yang dititip di MAB. Waspada/Ria Hamdani

BINJAI (Waspada) : Warga positif narkoba yang diamankan pada razia beberapa waktu lalu sudah dititipkan di Yayasan Rehabilitasi Mutiara Abadi Binjai (MAB) Jalan Gatot Subroto, Kec. Binjai Barat.

Namun, para anggota keluarga para positif narkoba merasa keberatan. Mereka meminta anggota keluarganya segera dikeluarkan dari rumah rehabilitaa tersebut.

Menindak lanjuti hal ini, pihak terkait di jajaran Pemko beserta Ketua DPRD Binjai H Noor Sri Alam Syah Putra dan sejumlah anggota dewan lainnya turun ke MAB, Kamis (2/1).

Kedatangan mereka untuk membicarakan lebih lanjut nasib para pemakai narkoba yang diamankan pada razia beberapa hari lalu.

Ketua DPRD Binjai Noor Sri Alam Syah Putra menerangkan, para anggota keluarga berada di MAB memang diundang untuk sama-sama membicarakan anggota keluarganya yang poatif narkoba.

Hanya saja, kata Noor Sri Alam Syah Putra, para anggota keluarga rata-rata keberatan dengan rehab yang dilakukan. “Mereka ingin anak maupun anggota keluarganya dibebeaskan,” kata Noor Sri Alam Syah Putra yang akrab disapa kires.

Untuk itu, lanjut Kires, pihaknya meminta Kasat Pol PP secepatnya berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Binjai. “Memang tidak ada tupoksi kita menahan mereka (para pecandu narkoba),” sebut Kires.

Dari hasil kunjungan tadi, sebut Kires, direncanakan tetap dilakukan rehab kepada pengguna dengan syarat disetujui anggota keluarga.

“Kalau anggota kelaurga tidak setuju, akan kita keluarkan dengan surat pernyataan. Itupun wajib lapor ke BNNK atau MAB. Khusus warga Binjai yang bersedia direhab, biayanya akan ditanggung APBD,” terangnya.

“Artinya persoalan ini masih kita cari lebih lanjut solusinya. Yang jelas, apa yang dilakukan pemko untuk membuat efek jera bagi para pengguna narkoba. Sekaligus membantu warganya selamat dari barang haram tersebut,” imbuh Kires.

Seperti diketahui, para pengguna narkoba yang dititipkan ke MAB sebanyak 30 orang, terdiri dari 17 perempuan dan 13 laki-laki. Berdasarkan keterangan dari pihak MAB, biaya rehab untuk satu orang sebesar Rp3 juta selama 4 bulan. (a05/crh)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2