Warga Karo Menilai Pelayanan Polres Karo Secara Terbuka

Warga Karo Menilai Pelayanan Polres Karo Secara Terbuka

  • Bagikan
Kapolres T. Karo AKBP Yustinus SI SH.S.IK didampingi Kabagren Polres Karo Kompol Efianto SH.MH, Ketua PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Justianus Purba saat memberikan sambutan di acara itu Saat warga Karo memberi penilaian tetap mengikuti Protokol Kesehatan dan Social Distancing, Waspada/Panitra Nedy
Kapolres T. Karo AKBP Yustinus SI SH.S.IK didampingi Kabagren Polres Karo Kompol Efianto SH.MH, Ketua PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Justianus Purba saat memberikan sambutan di acara itu Saat warga Karo memberi penilaian tetap mengikuti Protokol Kesehatan dan Social Distancing, Waspada/Panitra Nedy

TANAH KARO (Waspada): Puluhan warga Kabupaten Karo sebagai responden, memberi penilaian terhadap pelayanan Polres T. Karo melalui HP Android yang digelar secara terbuka dan tidak mengabaikan Protokol Kesehatan dan Social Distancing mencegah penyebaran COVID-19, Rabu (20/5) di ruang Purpursage Mapolres Karo.

Penilaian terhadap pelayanan Polres T. Karo dan jajaranya melalui kuesioner yang dikemas di dalam sebuah aplikasi google Class Room berjudul pelaksanaan pengukuran indeks tata kelola Kepolisian-ITK Online 2020.

Selain melalui telepon pintar, ada juga responden yang memberikan jawaban kuesioner itu secara manual yang nantinya dikirim ke Mabes Polri oleh Bagian Perencanaan Polres Karo.

Sebagai peneliti (fasilisator) kegiatan ini, Kapolres T. Karo AKBP Yustinus SI SH. S. IK mempercayakannya kepada lembaga independet yakni PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat (Ketua Justianus Purba dan Wakil Sekretaris Panitra Nedy Tarigan).

Pantauan Waspada, warga Karo yang berperan sebagai responden terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat/adat, DPRD Kabupaten, Kejaksaan Negeri, Akademisi, Media Massa, Ormas Kepemudaan dan Ormas Keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pemerintah Daerah, Kesbangpol, BPN, Dinas Sosial, Badan Intelijen Daerah (BINDA), Pasi Intel Kodim 0205/TK dan Babinsa, Asosiasi Pengusaha Perkebunan/Tambang/Konstruksi dan LSM sebanyak 51 responden.

Dari jumlah responden yang berperan ini, hanya sekitar empat orang yang tidak datang pada saat itu, namun kabarnya mereka melakukan pengisian kuesioner dari tempat kerjanya sesuai panduan yang diberikan pihak operator bagian REN Polres Karo.

Kapolres T. Karo AKBP Yustinus SI SH. S.IK menyebutkan dalam rangka reformasi birokrasi di tubuh Polri yang juga sebagai pelayan, pengayoman, pelindung dan penegakan hukum di tengah masyarakat pada masa yang akan datang dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

Diminta kepada masyarakat sebagai responden dalam kuesioner, dapat memberikan masukan untuk dijadikan sebagai bahan analisa demi perbaikan pelayanan ke depan, singkatnya.

Ketua PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Justianus Purba mengucapkan terimakasih kepada Polres T. Karo yang telah memberikan kepercayaan kepada PWI Karo, Dari dan Papak Bharat sebagai lembaga independent untuk menyelenggarakan kegiatan ITK Online Polri 2020.

Evaluasi Pelayanan

Masukan dari kegiatan ini diharapkan bermanfaat bagi institusi Polri guna mengevaluasi pelayanan untuk lebih baik lagi, karena di dalam kuesioner tersebut, responden diharapkan memberi masukan atau rekomendasi agar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat lebih maksimal dari Polri sebagai abdi Negara.

Kepada responden juga diharapkan dapat menilai kinerja Polri sesuai kenyataan pelayanan tanpa adanya interpensi dan pengaruh dari pihak manapun, jelasnya.

Sekda Kab. Karo Drs. Terkelin Kamperas Purba MSI kepada Waspada mengatakan langkah yang dibuat Polri untuk penilaian terhadap tubuh organisasinya terkait pelayanan dengan sifatnya terbuka merupakan sebuah trobosan baru, dan tentunya tanggung jawabnya yang besar ini akan diimplementasikan kepada masyarakat, sikap ini sangat baik, jelasnya.

Sampang Malem 54 warga Kec. Barusjahe menyebutkan sikap terbuka Kepolisian saat ini untuk mengevaluasi kinerja ataupun pelayananya kepada masyarakat harus disambut baik.

Terlebih dalam pelayanan penerbitan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) sudah berlaku di tingkat internasional karena selain berbahasa Indonesia, juga berbahasa Inggris.

Banyak Negara saat pandemi COVID-19 membutuhkan data seperti itu bagi mahasiswa Indonesia menuntut ilmu di luar Negeri. Nah Polres T. Karo bisa menerbitkan itu, jadi pelayanan seperti ini memiliki nilai plus, jelasnya. (a06)

  • Bagikan