Waspada
Waspada » Warga Heboh Atas Penemuan Mayat
Sumut

Warga Heboh Atas Penemuan Mayat

WARGA Perumahan Cendana Asri memadati sekitar lokasi penemuan mayat di bawah jembatan sungai, Jum’at (8/1). (Waspada/Khairul K Siregar/B)

 

DELISERDANG (Waspada): Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di bawah jembatan sungai tidak jauh dari Perumahan Cendana Asri Desa Sena Kecamatan Batangkuis Deliserdang, Jum’at (8/1).

Jembatan tersebut merupakan pembatas antara Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Seituan dengan Desa Sena Kecamatan Batangkuis.

Informasi dihimpun, penemuan mayat bermula saat salah seorang warga melintasi daerah tersebut terkejut melihat mayat yang mengapung di bawah jembatan sungai.

Warga itu pun langsung menyampaikannya kepada warga Perumahan Cendana Asri lainnya yang kemudian berduyun-duyun datang ke lokasi, sementara yang lainnya menyampaikan kepada Kepala Dusun X diteruskan ke Polsek Batangkuis. Setelah itu mayat dievakuasi ke darat.

Begitu mendapat informasi dari warga, petugas Polsek Batangkuis yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Panji Nugraha bersama anggota langsung ke TKP.

Saat itu tidak ada satupun warga yang mengenal mayat tersebut karena tidak ditemukan tanda pengenal. Saat ditemukan, kondisi mayat yang mengenakan kaos lengan pendek dan jam tangan itu mengalami luka di bagian kening dan muka akibat terbentur.

Namun beberapa saat kemudian, Edi Priono, 56, warga Tanjungmorawa datang ke lokasi dan memastikan bahwa mayat tersebut diketahui bernama Syahrial Lubis,26, warga Jl.Ksatria Medan Perjuangan. Edi Priono memastikan kalau mayat yang ditemukan dibawah jembatan itu adalah Syahrial Lubis karena korban merupakan teman anaknya.

“Beberapa hari lalu korban ini datang ke rumah menemui anak saya, setelah itu pergi mengendarai sepeda motor Suzuki Smash BK 4998 HD. Setelah itu saya tidak tau lagi kabarnya. Diduga korban terjatuh bersama sepedamotornya karena di kening dan mukanya terluka. Pihak keluarganya juga sudah saya beri informasi penemuan ini ”ujar Edi Priono di lokasi.

Setelah penemuan mayat korban, Tim Inafis Polresta Deliserdang datang ke lokasi melakukan sidik jari. Setelah proses sidik jari, mayat korban yang sempat ditutupi daun pisang itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong mayat yang telah disediakan untuk dibawa ke RS Bhayangkara. (a14/B)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2