Wali Kota Binjai Libatkan Ulama Sosialisasi PPKM

Wali Kota Binjai Libatkan Ulama Sosialisasi PPKM

  • Bagikan
Wali Kota Amir Hamzah memimpin rakor PPKM yang meminta untuk libatkan ulama. Waspada/Riswan Rika
Wali Kota Amir Hamzah memimpin rakor PPKM yang meminta untuk libatkan ulama. Waspada/Riswan Rika

BINJAI (Waspada) : Wali Kota Binjai H. Amir Hamzah ketika memimpin rakor PPKM, Kamis (15/7), minta sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melibatkan ulama dan tokoh masyarakat.

Surat Edaran Walikota Binjai Nomor 440-5341  tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan mengoptimalkan Posko penanganan Covid19 untuk pengendalian penyebaran Covid19

Ada 25 titik keramaian tempat berkumpul warga yang belum sesuai dengan ketentuan di Binjai Timur: Meuligoe Kopi Aceh dan Origin Café, Binjai Utara: Warkop Bang Kumis, Dilan Cafe, Kafe Keboen, Sawah Lukis dan Taman Selfie.

Kemudian Binjai Barat: Sixteen Cafe, Escape Coffee, Limau Bali Coffee, Vmart. Binjai Kota:  Warkop Wahadi, Oe  Coffee, Coffeeday, Biji Kopi, Serambi Coffee, Gara Gara Kopi, Durian Bolang, Warkop Welly. Binjai Selatan: Kelapa Kopi dll.

Wali Kota minta pemilik usaha yang telah mendapat sosialisasi Surat Edaran Wali Kota agar membuat  surat pernyataan atau tanda terima. Jika mereka kedapatan melanggar, langsung dikenai sanksi.

Wali Kota juga semua OPD sesuai domisili ikut berperan. Selain itu, kepada Camat dan Lurah untuk memberi surat pengantar kepada warga untuk vaksinasi sesuai domisili guna menghindari kerumunan.

Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Joko Wisnu Saputra menyarankan Camat agar turun langsung ke tempat keramaian untuk menyerahkan Surat Edaran Wali Kota kepada pemilik usaha sekaligus memastikan jumlah pengunjung tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas  yang tersedia.

“Saat tim melaksanakan sosialisasi atau penindakan dilengkapi dengan dokumentasi video, tidak hanya foto. Tujuannya sebagai bukti jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Surat edaran ini harus benar- benar diimplementasikan di lapangan, jangan sekedar sosialisasi, harus ada penindakan,” ujarnya.

Sekda Kota Binjai H. Irwansyah Nasution mengatakan, dalam penegakan Surat Edaran Wali Kota ini agar dilakukan secara persuasif, tidak boleh dengan cara kekerasan. “Untuk keramaian di Lapangan Merdeka  agar tidak hanya terpusat pada permainan tapi juga aktivitas pedagang kakilima yang juga ramai pengunjung,” ujarnya.(a12/B)

  • Bagikan