Vaksinasi Anak Serentak Turut Digelar Di P.Siantar

  • Bagikan

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Vaksinasi terhadap anak secara serentak di seluruh Indonesia bertajuk “Launching Vaksinasi Merdeka Anak” turut digelar Poldasu melalui Polres Kota Pematangsiantar, bekerjasama dengan TNI dan Pemko di lapangan H. Adam Malik, Rabu (5/1).

Kapolres AKBP Boy SB Siregar menyebutkan vaksinasi yang digelar Polres, bekerjasama dengan TNI dan Pemko dengan sasaran anak usia 6-11 tahun, guna menyongsong Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Secara zoom meeting, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membuka membuka pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak terhadap anak itu di 30 provinsi di Indonesia.

Menjawab pertanyaan, Kabag Sumberdaya Kompol Hendrik Situmorang menyebutkan, vaksinasi dosis II akan dilaksanakan di tempat yang sama pada 2 Januari 2022.  

Plt Kadis Pendidikan Rosmayana bersama Kadis Kesehatan dr. Ronald H Saragih menyebutkan, vaksinasi terhadap anak itu sebagai upaya mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan percepatan pembentukan kekebalan kelompok terhadap Covid-19, khususnya di lingkungan sekolah.

Menurut Rosmayana, sebanyak 1.000 pelajar direncanakan akan diberikan vaksinasi Covid-19 pada hari itu dan kegiatan juga hanya pada saat itu.

“Pelaksanaan vaksinasi ini juga berdampak pada kebijakan pemerintah yang baru, dimana PTM terbatas di masa pandemi Covid-19 mulai semester II tahun ajaran 2021/2022. Semua pelajar wajib melaksanakan PTM terbatas dan rencananya tidak ada lagi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang selama ini dilaksanakan secara daring,” jelas Rosmayana.

Menurut catatan Dinas Pendidikan (Disdik), lanjut Rosmayana, jumlah pelajar yang sudah diberikan vaksin sekitar 3.700 pelajar dari 27.000 pelajar usia 6-11 tahun.

“Kita tidak mau muluk-muluk, namun kita berharap seluruh pelajar diberikan vaksin, hingga 100 persen. Tujuannya, agar pelaksanaan PTM terbatas hingga 100 persen nanti bisa berjalan dengan baik tanpa kekhawatiran,” imbuh Rosmayana.

Rosmayana juga berharap dalam merealisasikan vaksinasi itu, harus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menjadi pelaksana dalam vaksinasi itu. “Karena, dalam hal ini, Disdik hanya sebagai penyedia pelajar yang akan divaksinasi Covid-19.”

Anak-anak pelajar usia 6-11 tahun terlihat gembira usai vaksinasi serentak yang digelar Poldasu melalui Polres Kota Pematangsiantar bekerjasama dengan TNI dan Pemko di lapangan H. Adam Malik, Rabu (5/1).(Waspada-Edoard Sinaga).

Kadis Kesehatan dr. Ronald H Saragih menambahkan, percepatan vaksinasi terhadap anak digelar sesuai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Joko Widodo yang ingin anak-anak Indonesia mendapat perlindungan dari ancaman Covid-19.

“Kami bekerja berdasarkan surat instruksi dari pusat saja dan selain itu, pelaksanaan vaksinasi anak ini juga dilakukan dengan cara mendatangi langsung sekolah-sekolah, baik itu swasta maupun negeri,” imbuh dr. Ronald.

Menurut dr. Ronald, jenis vaksin yang diberikan untuk anak usia 6-11 tahun yakni vaksin Sinovac dan dosisnya sama seperti vaksinasi dewasa sebanyak dua kali. “Hanya saja, jarak pemberian vaksinasi dosis II yakni satu bulan atau empat minggu.”

“Sebelum pelaksanaan vaksinasi, tim kami sebagi petugas vaksinasi atau vaksinator, lebih dulu melakukan skrining dengan menggunakan format standard yang sudah ditentukan kementerian Kesehatan,” imbuh dr. Ronald.

Pada kesempatan itu, dr. Ronald mengimbau para orangtua agar segera membawa anaknya divaksinasi. “Kalaupun anak itu memiliki gejala penyakit, nanti akan dikonsultasikan dengan petugas kesehatan kami.”(a28/C).

Keterangan foto utama : Vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun secara serentak digelar Poldasu melalui Polres Kota Pematangsiantar bekerjasama dengan TNI dan Pemko di lapangan H. Adam Malik, Rabu (5/1).(Waspada-Edoard Sinaga).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.