Umroh Kembali Ditutup, Pemerintah Diharapkan Turun Tangan
banner 325x300

Umroh Kembali Ditutup, Pemerintah Diharapkan Turun Tangan

  • Bagikan
Direktur Utama PT. Auliya Perkasa Abadi (Auliya Tour dan Travel) H. Ihwan Bangun Rambe, Lc. MA. Umroh Kembali Ditutup, Pemerintah Diharapkan Turun Tangan. Waspada/Sapriadi
Direktur Utama PT. Auliya Perkasa Abadi (Auliya Tour dan Travel) H. Ihwan Bangun Rambe, Lc. MA. Umroh Kembali Ditutup, Pemerintah Diharapkan Turun Tangan. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali menutup ibadah umroh, sehingga perusahaan travel mengalami masalah ekonomi karena uang visa belum dikembalikan, diharapkan Pemerintah Indonesia turun tangan untuk mencari solusi.

Direktur Utama PT. Auliya Perkasa Abadi (Auliya Tour dan Travel) H. Ihwan Bangun Rambe, Lc. MA (foto), saat berbincang dengan Waspada.id, Rabu (3/3), menuturkan, akibat pandemi Covid-19 perusahaan travel menghadapi masalah yang cukup serius, karena umroh ditutup kembali.

Menurut Rambe, sebelumnya November 2020 umroh sempat dibuka, dan ini merupakan keberkahan, karena hampir satu tahun tidak ada keberangkatan umroh. PT Aulya sempat memberangkat satu tim.

“Namun pada awal Februari 2021, umroh ditutup kembali sampai batas waktu yang belum ditetapkan. Namun kabarnya Mei nanti boleh masuk ke Arab Saudi, tapi ini belum sebuah kepastian, masih ngambang,” jelas Rambe.

Selain itu, masalah serius kata Rambe, adalah polemik uang visa calon jamaah umroh yang telah dibayarkan, sampai sekarang belum ada kejelasan pengembaliannya dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Untuk PT Aulya untuk uang visa saja diperkirakan sekitar Rp500 juta.

“Kami sangat berharap Pemerintah Indonesia ikut turun tangan dalam pendekatan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, agar sekiranya mau mengembalikan uang visa yang gagal berangkat,” jelas Rambe.

Rambe juga mengakui, selama sekitar satu tahun pandemi Covid-19, sekitar 400 calon jamaah umroh yang belum bisa berangkat, dan ada juga yang meminta uangnya kembali.

“Ini polemik yang cukup besar, jadi kami sangat berharap pemerintah turun tangan dalam masalah ini, sehingga perusahaan travel bisa bisa diselamatkan,” jelas Rambe

Vaksin

Disinggung dengan adanya vaksin, Rambe menjelaskan bahwa ada isu jamaah wajib vaksin bila mau ibadah umroh, namun faktanya dari Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan edaran itu, jadi belum bisa dipastikan.

“Faktanya sampai saat ini perusahaan travel umroh mengalami masalah yang cukup besar, dan sudah banyak perusahaan umroh yang gulung tikar. Tapi PT Aulya Travel sampai saat ini masih mampu bertahan,” jelas Rambe. (a19/a20)

 

  • Bagikan