Waspada
Waspada » Tuntutan Korban Gas Beracun Madina, Final
Headlines Sumut

Tuntutan Korban Gas Beracun Madina, Final

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. Tuntutan Korban Gas Beracun Madina, Final. Waspada/Sarmin Harahap.
Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. Tuntutan Korban Gas Beracun Madina, Final. Waspada/Sarmin Harahap.

MADINA (Waspada): Tuntutan keluarga korban gas beracun (H2S) dari pipa perusahaan tambang panas bumi PT.SMGP/KS ORKA di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, yang menelan korban 5 orang meninggal dunia dan 29 orang sempat dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina, sudah tahap finalisasi.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis kepada Waspada.id, Kamis (4/2) di ruang kerjanya.

Sebagai tindak lanjut dan langkah konkrit dalam penyelasian persoalan jelas Ketua Dewan, pihaknya pada tanggal 4 Februari 2021 telah melakukan rapat koordinasi dengan Bupati Madina, SKPD terkait, perwakilan korban, perwakilan masyarakat Sibanggor Julu dan juga perwakilan PT. SMGP.

Intinya perusahaan bertanggung jawab penuh atas kejadian situasi dan kondisi yang terjadi sebagaimana tuntutan masyarakat.

Saat ditanyakan apakah sudah ada angka yang disepakati untuk korban, Erwin Lubis mengatakan tidak ada masuk ke ranah tersebut. Namun konpensasi yang diminta oleh korban berupa pengobatan serta traumatik jiwa yang sudah sampai pada titik kesepakatan dan akan disampaikan pihak perwakilan masyarakat.

Karena itu ia berharap kepada masyarakat agar melakukan negosiasi keterbukaan dengan dasar kekeluargaan serta nilai kewajaran. Ia juga meminta masyarakat tenang dan tidak terpancing amarah, jangan kalut dan emosi. Karena tidak ada satu orangpun yang menginginkan kejadian musibah ini terjadi.Masyarakat harus lebih bijak dan efisien dalam menanggapi kajian dan tuntutan terhadap perusahaan.

Tim Waspada dari Medan, Dewi TJS bersama salah satu keluarga korban meninggal. Tuntutan Korban Gas Beracun Madina, Final. Waspada/ist
Tim Waspada dari Medan, Dewi TJS bersama salah satu keluarga korban meninggal. Tuntutan Korban Gas Beracun Madina, Final. Waspada/ist

Terkait komitmen perusahaan, Erwin Lubis menegaskan bahwa pihak perusahaan menyampaikan akan mengkaji maksimal semua tuntutan yang diminta oleh keluarga korban.

Karenanya dalam situasi ini, Erwin Lubis selaku perwakilan dari masyarakat atau Ketua DPRD Madina berharap kepada perusahaan agar menindaklanjuti proses ini secepatnya dan dimohon agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Perusahaan harus lebih profesional, dan seluruh perangkat di lokasi perusahaan harus terstrukturisasi agar kejadian ini tidak terulang kembali di mana yang jadi korban adalah masyarakat.

Pantauan Waspada.id di lapangan dalam 3 hari terakhir, Pemkab Madina dan pihak perusahaan terus melakukan sosialisasi dengan masyarakat Sibanggor sekitarnya termasuk penyaluran bantuan Sembako dan juga pengobatan.

Sedangkan warga yang sempat di rawat di rumah sakit, seluruhnya telah pulang ke rumah masing-masing sejak tanggal 3 Februari 2021.

Terkait persoalan hukum dalam kejadian ini, Kapolres Madina, AKBP.Horas Tua Silalahi, S.Ik,M.Si dalam keterangan pers kepada Wartawan mengatakan persoalan ini sudah ditangani langsung oleh Polda Sumut.(Tim)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2