Tudingan Ketua PAN Sergai Terkait Tindakan Satpol PP Arogan, Lemah

  • Bagikan

SEIRAMPAH (Waspada): Tudingan Ketua DPD PAN Serdangbedagai (Sergai) Junaidi yang menyatakan Satpol PP Kab Sergai arogan saat melakukan penegakan Perda pada pedagang yang ada di pekan Lelo pada Pandangan Umum Fraksi PAN selaku juru bicara lemah alias tidak mampu memperlihatkan bukti kearoganan tersebut.

“Kita hanya mengingatkan Bupati saja, agar Satpol PP bertindak humanis” ujar Junaidi singkat saat dikonfirmasi sejumlah Wartawan, Rabu (17/11) di ruang Komisi A DPRD Sergai usai paripurna.

Sebelumnya rapat Paripurna DPRD Kab Sergai dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi dan Nota Pengantar RAPBD Tahun 2022 Fraksi PAN yang disampaikan juru bicaranya Junaidi mengatakan yang harus menjadi perhatian dan catatan kepada Bupati Sergai agar ke depannya bisa memberikan arahan dan masukan pada Kepala Dinas Sat Pol PP Kab Sergai ketika melakukan tugasnya dalam rangka penegakan Perda jangan lagi memakai tindakan arogan, tindakan kekerasan, dan tindakan lainnya yang dapat menambah kisruh suasana di lapangan

Dilanjutkan Junaidi, seperti yang terlihat dan viral beberapa minggu yang lalu saat beberapa oknum Sat Pol PP melakukan penindakan Perda pada pedagang yang ada di pekan Lelo, cobalah dalam melakukan penindakan agar memakai cara-cara dan tindakan yang humanis, agar tidak terlihat sikap dari seorang Praja yang arogan.

Sementara jawaban Pemkab Sergai pada sidang Paripurna DPRD Sergai yang disampaikan Wabup Sergai H. Adlin Tambunan bahwa upaya Pemkab Sergai dalam merelokasi pedagang pekan Lelo ke pasar Rakyat Sei Rampah sudah mencapai 142 pedagang dari jumlah 160 pedagang. Untuk penegakan Pernaherda Sat Pol PP tetap humanis dan tidak arogan bahkan sebaliknya ada 4 anggota Sat Pol PP yang terluka dengan dibuktikan hasil visum.

Sejumlah petugas Sat Pol PP Kab Sergai yang terluka saat di visum di RSUD Sultan Sulaiman saat bertugas penegakan Perda di pekan Lelo di Desa Firdaus baru-baru ini. (Waspada/Istimewa

“Dalam penegakan Perda itu Sat Pol PP Kab Sergai sering mendapat cacian dan makian oleh para pedagang namun emosional petugas Sat Pol PP tidak terpancing”, sebut Adlin Tambunan.

Bahkan Ketua PAN Sergai Junaidi disebut-sebut tidak hadir pada jawaban Pemkab Sergai dalam rapat Paripurna DPRD Sergai dan Nota Pengantar RAPBD Tahun 2022, dirinya berada di ruang Komisi A.

Terpisah Plt Kasat Pol PP Kab Sergai Drs. Fajar Simbolon yang dikonfirmasi melalui seluler mengatakan tindakan Sat Pol PP Kab Sergai dalam penegakan Perda khususnya pekan Lelo yang telah direlokasi sangat mengutamakan humanis dan tidak pernah arogan apalagi terpancing emosi.

Bahkan lanjut Pajar Simbolon, dalam menjalankan tugas penegakan Perda nomor 7 Tahun 2018 empat anggota Sat Pol PP Kab Sergai terluka akibat arogan para pedagang, dengan bukti hasil visum dan peristiwa itu sudah masuk proses hukum.

Mirisnya sebut Plt Kasat Pol PP, saat petugas Sat Pol PP berteduh di kantor PKB malah diusir oleh pedagang, padahal itu kantor PKB.

“Sat Pol PP tidak pernah arogan, Satpol PP terus bertindak humanis dan tidak akan terpancing emosi”, tegas Pajar Simbolon.(a15/C)

Keterangan Foto: Tampak tindakan pedagang menyiram oli ke mobil hingga mengenai petugas Sat Pol PP Kab.Sergai yang meminta pedagang pekan Lelo untuk relokasi ke pasar rakyat Sei Rampah baru-baru ini. (Waspada/Istimewa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *