Waspada
Waspada » TPL Bantu Saluran Irigasi Selamatkan 250 Ha Sawah Dari Gagal Panen
Sumut

TPL Bantu Saluran Irigasi Selamatkan 250 Ha Sawah Dari Gagal Panen

Warga Desa Sidulang bekerjasama dengan TPL memperbaiki saluran irigasi untuk menyelamatkan 250 Ha sawah yang terancam gagal panen, Selasa (7/4). Waspada/IST
Warga Desa Sidulang bekerjasama dengan TPL memperbaiki saluran irigasi untuk menyelamatkan 250 Ha sawah yang terancam gagal panen, Selasa (7/4). Waspada/IST

TOBA (Waspada) : Bencana alam yang terjadi di Desa Sidulang pada Bulan Maret lalu memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Seluas 250 Ha sawah yang menjadi sumber pencaharian 264 kepala keluarga (KK) masyarakat Desa Sidulang, Kec. Laguboti, Kab. Toba terancam gagal panen.

Akibat longsor, air irigasi yang bersumber dari mata air Aek Simare di Pegunungan Bukit Barisan yang menjadi sumber utama air bagi persawahan masyarakat tidak dapat lagi mencapai areal persawahan.

Kepala Desa Sidulang, Maharuddin Pangaribuan mengakui bahwa longsor di saluran irigasi persawahan masyarakat memberikan dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat.

“Longsor yang terjadi sekira pukul 05.00 WIB telah menyebabkan kerusakan saluran irigasi sepanjang 60 meter. Sawah seluas 250 Ha ini menjadi sumber pencaharian utama warga Sidulang dan telah terancam gagal panen,” ujar Mahruddin.

Maharuddin mengatakan, bahwa setelah koordinasi dengan pihak Humas TPL, pihak perusahaan langsung melakukan survei ke lokasi longsor. Ia juga menjelaskan bahwa saluran air sepanjang 7 km menjadi tidak berfungsi akibat kerusakan.

“Dengan adanya bantuan saluran irigasi ini, kami sangat berterima kasih kepada TPL. Semoga warga bisa mendapatkan hasil panen yang bagus tahun ini,” ujar Mahruddin.

Humas TPL Estate Habinsaran,  Bedman Ritonga menerangkan, bahwa TPL merasa peduli dengan kondisi warga yang mulai kuatir areal persawahannya terancam gagal panen.

“Bantuan yang kita berikan ini berdasarkan hasil diskusi kita dengan pihak masyarakat dan pemerintahan desa. Kita memodifikasi saluran air ini dengan menggunakan drum untuk mengatasi tanah amblas akibat longsor” terang Bedman

TPL dan masyarakat Desa Sidulang secara bersama melaksanakan gotong royong di lokasi longsor untuk membangun saluran air modifikasi dari tong ini. (crg)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2