Waspada
Waspada » Tingkatkan Pemasaran Online, Kemenparekraf Bimtek Pelaku Ekraf
Ekonomi Sumut

Tingkatkan Pemasaran Online, Kemenparekraf Bimtek Pelaku Ekraf

Kepala Bidang Pengembangan dan Kerjasama Dinas Pariwisata Samosir, Togar Siboro didampingi narasumber Dwi Sartika Bukit, melakukan Bimtek Digital Marketing kepada peserta pelaku ekonomi kreatif. Tingkatkan Pemasaran Online, Kemenparekraf Bimtek Pelaku Ekraf . Waspada/Tumpal P Sijabat
Kepala Bidang Pengembangan dan Kerjasama Dinas Pariwisata Samosir, Togar Siboro didampingi narasumber Dwi Sartika Bukit, melakukan Bimtek Digital Marketing kepada peserta pelaku ekonomi kreatif. Tingkatkan Pemasaran Online, Kemenparekraf Bimtek Pelaku Ekraf . Waspada/Tumpal P Sijabat

SAMOSIR (Waspada) : Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing untuk pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Jumat (9/4) itu diikuti sekitar 100 peserta.

Dalam sambutannya, Analis Kebijakan Ahli Madya/Koordinator Edukasi 1 Direktorat Pengembangan SDM Kemenparekraf Rita Dwi Kartika Utami, menjelaskan, Bimtek ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha ekonomi kreatif dalam memanfaatkan platform digital dalam mempromosikan produk-produk mereka.

“Platform digital itu memiliki banyak manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan penjualan mereka. Nah, Bimtek ini dilaksanakan untuk memaksimalkan potensi tersebut,” kata Rita.

Menurutnya, jika dioptimalkan sebaik mungkin, platform digital bisa menjadi ruang transaksi yang cukup besar untuk meningkatkan kapasitas penjualan produk kreatif yang dimiliki.

Narasumber Dwi Sartika Bukit, membawakan materi Photography Product Using Simple Equipment dan pemateri M. Hafidullah dengan materi Mendesain Storynomics Untuk Destinasi Super Prioritas.

“Memfoto hasil produk kreatif dengan ponsel lalu meng up-load ke aplikasi media sosial bukan hanya sekadar media promosi digital, tetapi bisa menghasilkan pendapatan. Tentu ini akan menjadi wadah menarik bagi pelaku Ekraf untuk mempromosikan produk mereka,” tutur Dwi. Yang terpenting, melanjutkan, adalah mengemas tampilan sebuah produk dalam bentuk video dan foto menjadi karya yang menarik bagi konsumen.

“Pada titik inilah perlu keterampilan dan kreativitas khusus. Pada era teknologi 4.0, digital marketing adalah ujung tombak bagi dunia pemasaran. Tentu harus kreatif mengemasnya. Untuk mengembangkan potensi itu, kami mencoba mengeksplorasinya melalui kegiatan Bimtek ini,” papar Bukit.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan alat-alat kebersihan dari Kemenparekraf kepada para peserta dan para pejabat kabupaten dan desa yang hadir.

Pj Bupati Samosir melalui Sekdakab Samosir Jabiat Sagala mengucapkan terima kasih kepada Kemenparektaf atas terselenggaranya Bimtek Digital Marketing tersebut. “Kami mengapresasi Kemenparekraf yang telah menyelenggarakan kegiatan Bimtek Digital Marketing bagi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Samosir. Saya juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan ini dengan antusias,” ucap Sagala.

Mengingat pentingnya digital marketing bagi penjualan era kekinian, Jabiat meminta kepada peserta untuk betul-betul menyerap segala hal informasi yang akan disampaikan oleh para narasumber. “Saya meminta para peserta mengikuti kegiatan Bimtek ini dengan serius agar materi yang disampaikan narasumber tidak terlewat dan bisa dipahami dengan baik,” harapnya.

Kepala Bidang Pengembangan dan Kerjasama Dinas Pariwisata Samosir, Togar Siboro, mengatakan Kabupaten Samosir memiliki produk kreatif yang tidak sedikit dan bisa dikembangkan semakin maksimal.
“Nah, melalui pelatihan-pelatihan footografi pengembangan kreativitas kita langsung di daerah yang memiliki kegiatan ekonomi kreatif akan digali bagaimana mengembangkan dan memperkenalkan produk-produk kreatif. Tak hanya kepada masyarakat Nusantara, tetapi juga masyarakat internasional. Marketing digital tak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga menembus batas ruang negara lain. Ini potensi yang harus terus dikembangkan dan digarap dengan serius,” ucap Siboro.(cts)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2