Waspada
Waspada » Tim Hukum DAMBAAN Minta KPU Selenggarakan Pilkada Sergai Sesuai Regulasi
Headlines Sumut

Tim Hukum DAMBAAN Minta KPU Selenggarakan Pilkada Sergai Sesuai Regulasi

TIM Hukum DAMBAAN usai menyatakan sikap meminta KPU Sergai menjalankan regulasi.dan peraturan dalam menjalankan proses Pilkada Sergai tahun 2020, Kamis (10/9) di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah. Waspada/Edi Saputra
TIM Hukum DAMBAAN usai menyatakan sikap meminta KPU Sergai menjalankan regulasi.dan peraturan dalam menjalankan proses Pilkada Sergai tahun 2020, Kamis (10/9) di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah. Waspada/Edi Saputra

SEIRAMPAH (Waspada): Dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) tahun 2020 Tim Kuasa Hukum Pasangan Bakal Calon (Bapaslon) H Darma Wijaya dan H Adlin Umar Yusri Tambunan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sergai agar sesuai regulasi dan ketentuan peraturan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Tim Hukum Bapaslo DAMBAAN, Mhd Erwin SH, MHum didampingi Yunasril SH, MKn, Ismet Lubis SH, MSP, CPCLE, Rustam Efendi SH, CPCLE, Yudi SH, Tardas Zulfadli Simamora SH, Mhd Ikhwan SH dan Ermansyah Napitupulu SH kepada Waspada san sejumlah Wartawan, Kamis (10/9) usai rapat di Kantor Sekretariat di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.

“Kita berharap penyelenggara memiliki pemahaman yang tidak berbeda terhadap aturan yang sudah ada tentang Pilkada, sehingga tidak menimbulkan potensi menjadi pelanggaran kode etik akibat pemahaman yang berbeda terhadap aturan yang ada”, sebut Erwin.

Ditambahkan Ewin, Tim hukum DAMBAAN akan melakukan pengawalan terhadap penyelenggaran Pilkada Sergai oleh KPU, tahap demi tahapan akan terus dikawal proses pelaksanaannya sehingga semua tahapan berjalan sesuai dengan aturan.

Jangan ada yang terciderai dalam proses pelaksanaan Pilkada Sergai ini oleh penyelenggara.

KPU Sergai harus tegak lurus menjalankan maupun menyelenggarakan Pilkada Sergai tahun 2020.

“Suksesnya penyelenggaraan Pilkada di Sergai ini sambung Pengacara Ismet Lubis SH, MSP, CPCLE, salah satu faktornya penyelenggara harus dapat memberikan contoh yang baik dalam menerapkan aturan dengan menjaga integritas dalam bertindak dan obyektif melaksanakan tahapan Pilkada”, sambung Ismed Lubis.

Dijelaskan Ismed, bahwa potensi pelanggaran dalam Pilkada Sergai 2020 bisa saja terjadi yang pelanggaran itu dilakukan penyelenggara dan peserta.

Saat ini mungkin saja peserta cendrung mencari penyimpangan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada yang disinyalir ingin mengakali aturan yang sudah ada.

“Justru itu kita tetap komit untuk melakukan pengawalan terhadap berjalannya tahapan demi tahapan pelaksanaan Pilkada Sergai ini”, pungkas Ismet. (a15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2