Waspada
Waspada » Tim Gugus Pemkab Paluta Kunjungi Keluarga PDP Meninggal
Sumut

Tim Gugus Pemkab Paluta Kunjungi Keluarga PDP Meninggal

Tim Gugus Tugas Pemkab Paluta kunjungi keluarga almarhumah SHS. Waspada/Ist
Tim Gugus Tugas Pemkab Paluta kunjungi keluarga almarhumah SHS. Waspada/Ist

GUNUNGTUA (Waspada) : Pasca dikeluarkannya hasil swab test PDP meninggal di Paluta yang hasilnya Negatif, Tim Gugus Tugas COVID-19 Pemkab Paluta langsung mengunjungi kediaman Almarhumah SHS, 18, di Kecamatan Halongonan, Rabu (29/4).

Kedatangan Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Pemkab Paluta untuk takziah sekaligus memberitahukan kepada pihak keluarga bahwa almarhumah SHS tidak terinfeksi virus Corona sesuai hasil swab test laboratorium di Jakarta.

Tim Gugus Tugas yang hadir diwakili Kepala Satpol PP Paluta, Dinas Kesehatan, Camat Halongonan, TNI, Polri, Kepala Desa beserta Tim Kesehatan Kecamatan.

im Gugus Tugas Pemkab Paluta kunjungi keluarga almarhumah SHS. Waspada/Ist
Tim Gugus Tugas Pemkab Paluta kunjungi keluarga almarhumah SHS. Waspada/Ist

Perwakilan Tim Gugus Tugas Pemkab Paluta, Darman Hasibuan menyampaikan di hadapan Keluarga dan masyarakat bahwa almarhumah SHS yang ditetapkan PDP pada tanggal 13 April lalu, menurut hasil swab test yang dikirim ke laboratorium di Jakarta, hasilnya Negatif COVID-19.

Katanya, penetapan SHS sebagai PDP bukan kemauan sepihak dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Paluta, namun mengikuti protokol kesehatan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah dalam penanganan pandemi yang sedang mewabah saat ini.

“Kepada keluarga, khusunya orangtua almarhumah, kami meminta maaf dan mengucapkan belasungkawa,” ucap Darman.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Paluta melalui dr. Afrida mengatakan, hasil swab test SHS negatif COVID-19 berdasarkan Surat Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta Kemenkes RI Nomor: UM.01.05/XL.1/1317/2020 tanggal 24 April.

Katanya, pemakaman jenazah almarhum SHS yang dilakukan sesuai protokol penanganan pasien COVID-19 waktu itu, untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan, serta mengikuti anjuran pemerintah terkait penanganan pasien.

“Sampai hari ini belum ada warga Paluta yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Namun selama wabah ini sudah dua orang ditetapkan PDP termasuk almarhumah SHS,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan keluarga almarhumah, H. Pangaloan Siregar menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh tim yang telah bersedia meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Kami berharap kepada tim penanganan COVID-19 di Paluta bisa meluruskan ini kepada seluruh masyarakat Kabupaten Padanglawas Utara agar tidak menjadi fitnah bagi kami khususnya keluarga almarhumah,” tegasnya. (a35/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2