Tiga Hari Menginap Di Hotel, Ditemukan Jadi Mayat

  • Bagikan
Korban Tumbur Manalu, 55, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di atas tempat tidur dengan posisi telungkup di kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (4/2) malam. Tiga Hari Menginap Di Hotel, Ditemukan Jadi Mayat. Waspada/Ist
Korban Tumbur Manalu, 55, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di atas tempat tidur dengan posisi telungkup di kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (4/2) malam. Tiga Hari Menginap Di Hotel, Ditemukan Jadi Mayat. Waspada/Ist

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Tiga hari menginap di salah satu kamar Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Tumbur Manalu, 55, warga Desa Sumbul Ujung, Kec. Sumbul, Kab. Dairi, ditemukan sudah menjadi mayat dan mengeluarkan bau busuk, Kamis (4/2) malam.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binangga Siregar melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi, Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto dan Kapolsek Siantar Utara AKP Manek S Ritonga, Jumat (5/2) menyebutkan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telungkup di dalam kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda.

Menurut Kapolsek Siantar Utara, sesuai keterangan saksi Benni Pangaribuan, 41, karyawan Hotel Melinda, Sarmina, 36, karyawan Hotel Melinda dan Kalvin Jones Dongoran, 33, keponakan korban, korban memesan kamar kepada Benni pada Selasa (2/2) pukul 14:00 WIB.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar mengevakuasi korban Tumbur Manalu, 55, setelah ditemukan meninggal di kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kamis (4/2) malam. Waspada/Edoard Sinaga
Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar mengevakuasi korban Tumbur Manalu, 55, setelah ditemukan meninggal di kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kamis (4/2) malam. Waspada/Edoard Sinaga

Pada Kamis (4/2) pukul 17:00 WIB, Benni menyuruh isterinya Sarmina untuk membersihkan lantai tiga hotel. Ketika sedang membersihkan lantai tiga, Sarmina mencium bau busuk dari dalam kamar 303.

Karena mencium bau busuk itu, Sarmina memberitahukan kepada suaminya Benni, hingga Benni segera naik ke lantai tiga dan mengintip ke dalam kamar 303 melalui lobang kunci. Ternyata, korban yang sudah menginap tiga hari tersebut, telah meninggal di atas tempat tidur dengan posisi telungkup.

Melihat korban telah meninggal, Benni segera melaporkannya ke Polsek Siantar Utara dan personel Polsek Siantar Utara bersama Tim Inafis Polres segera mendatangi Hotel Melinda dan menyaksikan ternyata memang benar korban yang mengenakan baju kaos warna hitam dan celana Jeans warna biru telah meninggal serta mengeluarkan kotoran.

Selanjutnya, pihak Polsek Siantar Utara, bekerjasama dengan Lurah Sukadame, memberitahukan kejadian itu kepada Satgas Penanganan Covid-19 dan Satgas segera datang dan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi ditemukannya korban. Setelah memasukkan korban ke kantong mayat sesuai dengan protokol kesehatan, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk keperluan visum.

Pihak Keluarga membawa korban Tumbur Manalu, 55, (dalam petimati), yang ditemukan meninggal di kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kota, Pematangsiantar, Kamis (4/2) malam, dari RSUD dr. Djasamen Saragih ke kampungnya, Desa Sumbul Ujung, Kec. Sumbul, Kab. Dairi, Jumat (5/2).Waspada/Edoard Sinaga
Pihak Keluarga membawa korban Tumbur Manalu, 55, (dalam petimati), yang ditemukan meninggal di kamar 303 lantai tiga Hotel Melinda, Jl. Persatuan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara, Kota, Pematangsiantar, Kamis (4/2) malam, dari RSUD dr. Djasamen Saragih ke kampungnya, Desa Sumbul Ujung, Kec. Sumbul, Kab. Dairi, Jumat (5/2).Waspada/Edoard Sinaga

Menurut Kapolsek Siantar Utara, sesuai hasil pengecekan dan temuan di tempat kejadian, korban  meninggal dunia dengan posisi telungkup, memakai baju kaos hitam dan celana jeans warna biru, mengeluarkan paeces atau tinja yang terlihat dari pantat korban, kaki sudah membengkak, di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka atau memar akibat benda tajam ataupun benda tumpul dan korban diduga meninggal dunia sudah dua hari akibat penyakit yang dideritanya.

Kapolsek Siantar Utara menambahkan, korban telah diserahkan kepada keluarganya yang datang dari Desa Sumbul Ujung, Jumat (5/2) untuk disemayamkan di rumah duka dan dikebumikan. “Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kematian korban dan permohonan agar korban tidak diotopsi dan dibawa pulang ke kampungnya.”(a28/C).

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.