Tiga ASN Sekretariat KPU Ditahan Kejari Sergai

  • Bagikan

SEIRAMPAH (Waspada): Tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Serdang Bedagai (Sergai) ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sei Rampah atas kasus tindak pidana korupsi, Rabu (27/10) sore.

Ke tiga tersangka yang ditahan yakni mantan Sekretaris KPU Sergai DES,56, warga Kec.Perbaungan Kab.Sergai yang saat ini telah pindah tugas di Dinas Poraparbud Sergai.

Kemudia CMN,37, warga Kota Medan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta RH,38, warga Kota Medan selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu, ketiga tersangka terjerat kasus korupsi pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kab.Sergai tahun 2020 dengan total anggaran Rp36,5 miliar.

Kajari Sergai Donny Setiawan SH didampingi Kasi Pidsus, Elon Pasaribu SH, dan Kasi Intelijen, Agus Adi Atmaja SH di halaman kantor Kejari Sergai, Rabu sore dihadapan sejumlah Wartawan menuturkan penetapan ke tiga tersangka DES, CMN dan RH setelah pihaknya menerima hasil audit terkait kerugian negara sebesar lebih kurang Rp1,2 miliar.

Adapun barang bukti yang telah diamankan sebut Kajari, diantaranya sejumlah dokumen, uang tunai Rp199 juta.

” Setelah ke tiganya diperiksa selama 6 jam langsung setelah ditetapkan tersangka langsung dilakukan penahanan dititipkan ke Rutan Lapas Kelas II B Tebing Tinggi hingga 20 hari kedepan”, terang Donny.

Sebelum dilakukan penahanan lanjut Kajari, ke tiga tersangka menjalani pemeriksaan medis hasilnya ke tiganya dalam kondisi sehat , serta menjalani tes swab antigen hasilnya juga negatif.

” Ke tiga tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 15 tahun, serta diancam Pasal 3 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara”, pungkas Donny.

Saat disinggung Wartawan apakah ada indikasi tersangka baru dalam kasus tersebut, disampaikan Kajari tidak tertutup kemungkinan jika ada fakta-fakta dan bukti-bukti baru yang ditemukan, tutupnya.

Pengungkapan kasus tipikor di KPU Sergai berawal dari pengeledahan Tim sus Kejari Sergai ke kantor KPU Sergai, Kamis, 20 Mei 2021 dari pukul 10:00 hingga pukul 23:00, terkait anggaran Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pilkada Sergai tahun 2019 dan tahun 2020 sebesar Rp36,5 miliar. (a15/C)

Keterangan Foto:

Tampak para ASN dari Sekretariat KPU Sergai yang ditetapkan jadi tersangka saat akan diboyong petuga Kejari Sergai ke LP Tebing Tinggi, Rabu (27/10) di halaman belakang Kejari Sergai di Jl.Negara Sei Rampah. (Waspada/Edi Saputra).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *