Waspada
Waspada » Tidak Bayar Utang Kayu Ratusan Juta, Ditahan Polsek Siantar Martoba
Sumut

Tidak Bayar Utang Kayu Ratusan Juta, Ditahan Polsek Siantar Martoba

Pengusaha sawmill di Jl. AMD, kel. Tanjung Pinggir, Kec. Siantar Martoba, SP, 48, ditahan Polsek Siantar Martoba Polres Kota Pematangsiantar pada Selasa (24/11), karena diduga melakukan penipuan atau penggelapan pembayaran kayu senilai ratusan juta rupiah. Tidak bayar utang kayu ratusan juta, ditahan Polsek Siantar Martoba. Waspada/Ist

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Pengusaha sawmill di Jl. AMD, Kel. Tanjung Pinggir, Kec. Siantar Martoba, SP, 48, diduga melakukan penipuan atau penggelapan dengan tidak membayar utang kayu senilai ratusan juta rupiah kepada pelapor, akhirnya ditahan Polsek Siantar Martoba Polres Kota Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binangga Siregar melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi, Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto dan Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud, Selasa (24/11) menyebutkan, setelah diperiksa pada Kamis (19/11) pukul 14:30, SP ditahan pada Selasa (24/11) dalam kasus tindak pidana penipuan atau penggelapan sesuai Pasal 378 subsider Pasal 372 KUH Pidana.

Menurut Kapolsek Siantar Martoba, pemeriksaan dan penahanan SP dilakukan berdasarkan laporan polisi No. LP/23/V/2020/SU/ STR/Sek Str Martoba tanggal 11 Mei 2020 dari pelapor Manotar Ambarita, 45, warga Perumahan Asido, Kec. Siantar Martoba.

Dalam laporannya, pelapor menyebutkan telah melakukan penjualan kayu bulat kepada SP pada Februari-Maret 2019. Di mana, kesepakatan antara pelapor dengan SP dalam penjualan kayu itu, kayu bulat per meter kubik (M3) seharga Rp1.300.000 dan kayu diantar ke sawmill SP di Jl. AMD, Kel. Tanjung Pinggir.

Kemudian, SP melakukan pembayaran sebagian uang kayu itu dan berjanji akan melunaskannya bila kayu diolah/diracip dan selanjutnya dijual. Menurut SP, setelah kayu dijual, akan dilunaskan sisa uang pembelian kayu itu kepada pelapor.

Volume kayu yang diserahkan pelapor kepada SP di sawmill SP sebanyak 668,516 M3 seharga Rp869.070.800 dan kayu bahan jadi Rp69.600.000, hingga totalnya sebesar Rp938.670.800. Namun, SP hanya membayarkan sebagian saja Rp505.200.000 dan kayu yang telah diterima SP telah diolah dan dijual SP, sedang kekurangan pembayaran kayu sebesar Rp433.470.800 tidak dibayarkan.

Menurut Kapolsek Siantar Martoba, sebelumnya telah meminta keterangan dari pelapor dan saksi terdiri Vivi Suyanti, 42, wiraswasta, warga Jl. Tangki, Kel. Nagapita, Kec. Siantar Martoba dan Deva Afriani Sihombing, 25, warga Perumahan Asido, Kec. Siantar Martoba, kemudian melengkapi administrasi penyidikan dan mengirim berkas ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).(a28/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2