Waspada
Waspada » Thariqat Naqsabandiyah Pantai Cermin Doakan DAMBAAN Pimpin Sergai
Headlines Sumut

Thariqat Naqsabandiyah Pantai Cermin Doakan DAMBAAN Pimpin Sergai

Tuan Guru Thariqat Naqsabandiyah Kota Pari Kec.Pantai Cermin saat prosesi tepung tawar kepada Calon Bupati Sergai nomor urut 1 H Darma Wijaya, Senin (30/11) kemarin di Musholla Mifthahul Jannah Thariqat Naqsabandiyah rumah suluk Tuan Syekh Ambia Sri Paduka Maha Raja Rambah di Desa Kota Pari Kec.Pantai Cermin. Thariqat Naqsabandiyah Pantai Cermin Doakan DAMBAAN Pimpin Sergai. Waspada/Ist
Tuan Guru Thariqat Naqsabandiyah Kota Pari Kec.Pantai Cermin saat prosesi tepung tawar kepada Calon Bupati Sergai nomor urut 1 H Darma Wijaya, Senin (30/11) kemarin di Musholla Mifthahul Jannah Thariqat Naqsabandiyah rumah suluk Tuan Syekh Ambia Sri Paduka Maha Raja Rambah di Desa Kota Pari Kec.Pantai Cermin. Thariqat Naqsabandiyah Pantai Cermin Doakan DAMBAAN Pimpin Sergai. Waspada/Ist

PANTAICERMAIN (Waspada): Jamaah Thariqat Naqsabandiyah Desa Kota Pari Kec. Pantai Cermin Kab. Serdangbedagai (Sergai) melaksanakan tradisi adat Melayu tepuk tepung tawar, dalam rangka mendoakan niat pasangan Calon Bupati Sergai nomor urut 1 H Darma Wijaya dan calon Wakil Bupati H Adlin Umar Yusri Tambunan untuk memimpin Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Yakni menjadi Bupati dan Wakil Bupati Serdangbedagai periode 2021-2024 mendatang.

“Ini tradisi adat Melayu, mendoakan hajat Wiwik (sapaan akrab Darma Wijaya), jadi kita buat acara tepung tawar,” ujar Tuan Guru Thariqat Naqsabandiyah Kota Pari Syekh H. Ahmad Khan di sela prosesi tepung tawar di Musholla Mifthahul Jannah Thariqat Naqsabandiyah rumah suluk Tuan Syekh Ambia Sri Paduka Maha Raja Rambah di Jl. Besar Kota Pari Desa Kota Pari Kec. Pantai Cermin, Senin (30/11) kemarin.

Menurut Syekh H Ahmad Khan, tepung tawar merupakan salah satu bagian prosesi yang sakral dalam upacara adat budaya Melayu, tepuk tepung tawar biasanya dilakukan pada acara pelantikan pejabat atau tokoh adat dan daerah, sunatan, khususnya acara pernikahan.

Untuk itu, menurut Tuan Guru Syekh H. Ahmad Khan, kriteria pemimpin yang baik dalam Islam adalah jujur, bisa dipercaya dan cerdas atau pandai memimpin rakyat.

“Sebagai umat Islam yang baik. Kriteria pemimpin yang baik adalah Siddiq, Amanah dan fathanah,melaksanakan perintah-perintah Allah SWT dan rasul-Nya dengan kesungguhan hati, karena kalau pemimpin menjalankan perintah Allah SWT dan rasul-Nya maka warga kita selamat,maka hidup selamat dan bahagia,” terang Syekh H Ahmad Khan.

Sementara itu, H Darma Wijaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pencalonan dirinya sebagai Calon Bupati Sergai bukan dasar keinginan pribadi tetapi keinginan masyarakat.

“Saya tidak pernah bermimpi jadi Wakil Bupati apalagi jadi Bupati, setelah pulang haji tahun 2018 lalu, saya memutuskan untuk tidak maju lagi dalam Pilkada, kita cukup jadi Wakil Bupati, namun masyarakat meminta saya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Bupati,” terang Darma Wijaya.

Seiring berjalannya waktu sebut Darma Wijaya, desakan masyarakat untuk suatu perubahan semakin kuat, begitu juga hampir seluruh partai politik mendukung, dirimya berniat maju dalam Pilkada Sergai dalam upaya menjalankan amanah masyarakat dalam ajang kontestasi Pilkada Sergai 9 Desember mendatang.

“Doa dari jamaah Thariqat Naqsabandiyah Kota Pari menambah semangat dan keyakinan kami dalam menghadapi Pilkada mendatang,” pungkas Darma Wijaya.(a15/B)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2