Waspada
Waspada » Terkonfirmasi Covid Meningkat, Ruang Isolasi RSUD Doloksanggul Penuh
Sumut

Terkonfirmasi Covid Meningkat, Ruang Isolasi RSUD Doloksanggul Penuh

DOLOKSANGGUL (Waspada): Dalam satu pekan terakhir, terkonfirmasi positif Covid di Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, dinformasikan meningkat. Akibat peningkatan positif Covid itu, ruang isolasi di RSUD Doloksanggul penuh.

Direktur RSUD Doloksanggul, dr Netty Simanjuntak kepada Waspada.id melalui sambungan selulernya, kemarin, mengatakan bahwa tempat isolasi di RSUD Doloksanggul terbatas, sehingga kerap penuh untuk merawat pasien yang terkonfirmasi Covid.
Netty menjelaskan untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid,  fasilitas ruang isolasi yang tersedia di rumah sakit sebanyak enam ruangan yang terdiri dari 24 bed.

Untuk penambahan ruang isolasi perawatan pasien Covid, pihaknya harus memodif sejumlah ruangan termasuk ruang VIP. Sebab kebutuhan ruang isolasi lebih besar untuk merawat pasien Covid.

Untuk penanganan lonjakan pasien terkonfirmasi Covid, pihaknya sudah menyampaikan ke Dinas Kesehatan untuk dibuatkan ruang isolasi di luar rumah sakit. Namun ruang isolasi tersebut  tetap dalam pengawasan dokter spesialis dan tenaga medis.
Dia juga memaparkan, sebelumnya, pihaknya sudah menjajaki gedung ke SMA N 2 Lintong yang tidak dipakai sebagai tempat isolasi pasien yang terkonfirmasi Covid.

Namun karena pengelolaan SMA kewenangan Pemprovsu, maka harus ijin dari Provinsi. Dan melalui surat dari Satgas Covid Humbahas, permintaan tempat isolasi pasien Covid sudah disampaikan ke Gubernur.
Lebih jauh, Netty mengakui, bahwa yang terkonfirmasi Covid di daerah itu mayoritas kategori ringan. Hal itu karena deteksi dini dan cepat terungkap melalui rapit antigen dan lab PCR di RSUD Doloksanggul.

“Pasien terkonfirmasi Covid di Humbahas relatif bisa ditangani dan sembuh. Sebab pasien terkonfirmasi Covid umumnya masih kategori ringan dan jarang dijumpai kasus berat. Hal tersebut karena kondisi pasien cepat terdeteksi melalui Rapid Antigen dan Lab PCR,” ungkapnya.
Ditambahkan, bahwa pemberat pasien Covid itu penyakit penyerta. Biasanya, kategori ringan atau berat dilihat dari hasil foto torax dan komplikasi berat ada di Paru. Namun penilaian berat atau ringan diserahkan ke dokter spesialis paru, katanya.

Ditanya penerapan efektifitas isolasi mandiri di rumah bagi pasein Covid, kata Netty bahwa hal tersebut dianjurkan dalam juknis penanganan Covid. “Untuk penanganan pasien Covid, isolasi mandiri di rumah dianjurkan dalam juknis. Namun harus tetap dalam pengawasan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan Bidan Desa setempat. Karena tidak mungkin, semua pasien Covid bisa ditampung di rumah sakit,” tukasnya.

Sebelumnya, dilansir dari Fanpage Pemkab Humbahas, dalam satu pekan terakhir, terkonfirmasi positif Covid di daerah itu sebanyak 39 orang. Saat ini, para pasien terkonfirmasi Covid itu sedang dirawat rumah Sakit Doloksanggul dan beberapa rumah sakit di Medan serta isolasi mandiri di rumah. (cas)

Ket Foto: RSUD Doloksanggul. (Waspada/Andi Siregar)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2