Terkait Jalan Nasional di Tabagsel, Politisi PAN Apresiasi Syahrul Pasaribu

  • Bagikan

P. SIDIMPUAN (Waspada): Hebatnya perjuangan tokoh masyarakat Sumatera Utara Syahrul M.Pasaribu dalam menggiring dan mengawal pembangunan ruas Jalan Nasional dari pemerintah pusat ke wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), diapresiasi berbagai pihak.

Antara lain dari DPRD Tapanuli Selatan, sebagaimana yang disampaikan anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Mahmud Lubis pada silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Mega Permata Hotel Padang Sidempuan, Minggu (24/4).

“Terimakasih atas peran bang Syahrul yang begitu hebat memperjuangkan dan mengawal pembangunan Jalan Nasional di Tabagsel. Khususnya ruas Batang Toru – Padang Sidempuan yang dibangun sejak Desember 2020 dan saya bersama masyarakat lainnya saat ini sudah menikmati itu,” katanya.

Hadir dalam kegiatan ini Majelis Wilayah KAHMI Sumut Riza Fakhrumi Tahir dan Borkat, Ketua MD Kahmi Tapsel Syawal Pane, Bupati Tapsel Dolly P. Pasaribu, Dandim 0212/Tàpsel Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, Kajari Tapsel Antoni Setiawan, Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang.

Di hadapan keluarga besar KAHMI Sumut, politisi PAN ini mengakui bahwa sejak pembangunan jalan tersebut ia semakin enak pulang ke Kecamatan Muara Batang Toru yang relatif sudah bagus dilalui kendaraan. Meski belum tuntas secara keseluruhan dan perlu ditingkatkan di masa datang, namun kondisinya sudak sangat lumayan.

Mahmud mengucapkan itu usai Syahrul Pasaribu, Bupati Tapsel periode 2010-2015 dan 2016-2021, bercerita tentang bagaimana perjuangan yang ia lakukan terhadap tiga ruas Jalan Nasional di Tabagsel sejak tahun 2018.

Syahrul menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini koridor Jalan Nasionak Padang Sidempuan-Tapanuli Selatan-Mandailing Natal akan mulai dikerjakan dengan sistem multi years contract (MYC) atau tahun jamak, 2022-2023.

“Sesuai rilis Kementerian PUPR nilai kontrak mencapai Rp196.997.333.000. Tapsel sendiri kebagian 24,45 kilometer hotmix sekaligus. Mei 2022 mulai dikerjakan dengan masa pekerjaan 18 bulan ke depan.Setelah itu akan ditangani secara regular,” kata Syahrul yang juga Ketua Dewan Penasihat MD KAHMI Tapsel.

Kemudian yang sudah lebih dulu ditangani di Tapsel yaitu Batas Tapteng-Tapsel-Padang Sidempuan dengan anggaran Rp137 miliar lebih dan sudah dikerjakan sejak Desember 2020 dan kontraknya selesai tahun ini.

Sementara ruas Jalan Pantai Barat Sumatera Utara di ruas Batang Toru-Rianiate/Aek Rambe – Singkuang/Mandailing Natal (Madina) anggarannya Rp158 miliar. Dimulai akhir tahun 2021 dan selesai tahun depan.

Syahrul Pasaribu saat menjelaskan bagaimana sejarah terwujudnya pembangunan tiga koridor Jalan Nasional di Tabagsel pada silaturahmi keluarga besar KAHMI. (Waspada/Ist)

Diungkapkan Syahrul, usulan pembangunan tiga koridor Jalan Nasional di Tabagsel ini disampaikannya kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada tahun 2017 saat dia masih menjabat Bupati Tapsel. Kemudian ditampung di APBN sesuai UU No.20 tanggal 18 Oktober 2019 tentang APBN Tahun Anggaran 2020.

“Ketika itu Pak Basuki mendampingi Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Pesantren Mustafawiyah Purba Baru Panyabungan, Madina. Dari situ lanjut pertemuan bersama ulama di Mega Permata Hotel Padang Sidempuan. Di sanalah saya sampaikan,” jelasnya.

Kepada Keluarga besar KAHMI Tapsel, Syahrul meminta agar mendukung program tersebut. Karena jika sudah selesai pembangunannya, akan menjadi nilai tambah upaya percepatan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara yang meliputi wilayah Tabagsel.

“Apabika moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) nantinya sudah dicabut pemerintah, maka persyaratan administratif dan potensi SDA serta SDM Tabagsel menjadi provinsi sudah terpenuhi,” jelasnya. (a05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.