Terkait Food Estate Kemenhan, Warga 3 Kabupaten Berterimakasih Kepada Gubsu

Terkait Food Estate Kemenhan, Warga 3 Kabupaten Berterimakasih Kepada Gubsu

  • Bagikan
Gambar Ilustrasi Food Estate. Waspada/Ist
Gambar Ilustrasi Food Estate. Waspada/Ist

TAPSEL (Waspada): Masyarakat tiga desa di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Mandailing Natal, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, yang telah merekomendasi usul lokasi pembangunan lahan lumbung pangan (food estate) yang merupakan program Badan Cadangan Logistik Strategis Kementerian Pertahanan RI di desa mereka.

Apresiasi dan ungkapan terimakasih untuk Gubsu itu, disampaikan secara terpisah lewat sambungan telepon oleh para tokoh dan aparat pemerintahan tiga desa kepada wartawan, Rabu (15/9).

Yakni, Kepala Desa Tolang, Kecamatan Aek Bilah Tapsel Sayuti Rahmat Siregar. Kepala Desa Bulusoma, Kecamatan Batang Natal Madina Junaidi Hambali bersama toko adat Muhibbin Rangkuti, tokoh masyarakat Rahimuddin dan alim ulama Iqbal Husein.

Kemudian oleh Pj. Kepala Desa Rahut Bosi Onan, Kecamatan Pangaribuan Taput Jonson Nainggolan bersama tokoh adat Duramen Gultom, tokoh masyarakat Rein Gultom dan tokoh agama Pendeta Pangihutan Lumban Gaol.

Kata mereka, dengan direkomendasikannya usulan lokasi food estate di tiga kabupaten oleh Gubsu kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, menandakan Edy Rahmayadi seorang pemimpin yang peduli rakyat.

“Lahan yang selama ini tidak dikelola karena statusnya Hutan Produksi Terbatas (HPT) akan dibangun menjadi kawasan lumbung pangan lewat program Kementerian Pertahanan. Hal ini nantinya akan berdampak luas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata mereka.

Tidak lupa mereka mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, Bupati Taput Nikson Nababan dan mantan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, yang sebelumnya telah menyetujui daerah mereka dijadikan lokasi food estate nasional.

Untuk diketahui, pemerintah RI tengah mencanangkan program lumbung pangan atau food estate sebagai cadangan logistik strategis pertahanan negara.

Program ini bertujuan untuk mengantisipasi kekurangan ketersediaan suplai pangan nasional. Menhan Prabowo Subianto mengatakan, inisiasi pencanangan lumbung pangan oleh Presiden Joko Widodo ini berangkat dari perspektif pertahanan.

Pengembangan lumbung pangan ini diprogramkan di Provinsi Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pertahanan dihunjuk sebagai leading sector atau motor penggeraknya.

Di Sumatera Utara, luas lahan yang diusulkan untuk program ini seluas 31.071,6 hektare. Dengan rincian 10.380 Ha di Tapsel, 10.016 di Madina dan 10.675,6 di Taput. (a05)

  • Bagikan