Waspada
Waspada » Terbukti Menipu Saudara Kembar, Rostaida Pardede Divonis 3 Tahun
Sumut

Terbukti Menipu Saudara Kembar, Rostaida Pardede Divonis 3 Tahun

 

TOBA (Waspada) : Kasus penipuan yang melibatkan dua saudara kembar ini terpaksa berujung di Pengadilan Negeri (PN) Balige, pasca segala upaya perdamaian gagal dilakukan.

Romasta Pardede,58, selaku pelapor terbukti secara hukum ditipu oleh saudara kembarnya Rostaida Pardede,58, sekaitan dengan jual beli tanah yang sudah berlangsung cukup lama. Akibatnya, Hakim Pengadilan Negeri Balige menjatuhkan vonis 3 tahun perjara kepada Rostaida Pardede pada persidangan terakhir, Senin (8/2).

Penasehat Hukum Romasta Pardede, Rikardo Hutapea, S.H. ketikan dikonfirmasi Waspada di Balige, Kamis (11/2) mengatakan,
inti permasalahan dalam perkara ini adalah karena adanya tindakan dari Rostaida Pardede bersama suaminya Todo Haposan Tampubolon yang tidak mau menyerahkan tanah kepada romasta Pardede, padahal tanah tersebut dibeli oleh Romasta Pardede melalui adik kembarnya Rostaida Pardede.

“Tanah tersebut merupakan harapan dari Ibu Romasta yang pada saat ini sudah menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya Maringan Hotben Manik meninggal.
Uang pembelian tanah tersebut merupakan hasil keringat dari almarhum suaminya yang berporfesi sebagai pengusaha di Jakarta,” ujar Rikardo.

Lebih lanjut diceritakannya, pada saat kliennya hendak menjual tanah yang dimaksud untuk membiayai anak-anaknya yang sedang menempuh pendidikan, justru tanah tersebut di daftarkan ke BPN Toba Samosir menjadi atas nama Todo Haposan Tampubolon (suami terdakwa).

“Mengetahui tanahnya diambil alih, tentu klien kami kecewa. Meski demikian, niat baik dan upaya mediasi tetap dilakukan jauh sebelum kasus ini laporkan ke pihak berwajib,” paparnya.

Secara kekeluargaan, imbuh Rikardo, Romasta bahkan pernah bersujud di kaki Roy Tampubolon yang merupakan anak laki-laki  terdakwa, agar tanah tersebut dikembalikan.  Upaya tersebut di lakukan oleh Romasta,  mengingat Roy lama tinggal di rumahnya dan sudah dianggap seperti anak kandungnya sendiri.

Roy bahkan menjadi orang kepercayaan Romasta dan suaminya dan dipercaya untuk mengendalikan semua perusahaan peninggalan suaminya setelah suaminya meninggal dunia, sayangnya usaha tersebut gagal.

“Setelah proses penyidikan yang memakan waktu kurang lebih 1 tahun, berkas kemudian dilimpahkan (P21) dan menjalani persidangan hingga akhirnya pada tanggal 8 Februari 2021, melalui putusan Nomor : 244/pid.b/2020/PN Blg, Rostaida Pardede dinyatakan terbukti bersalah dan di jatuhi hukuman 3 tahun penjara,” terangnya.

Sebagai kuasa hukum, pihaknya berharap hak dari Klien mereka segera di kembalikan, agar proses perselisihan keluarga ini segera berakhir.

Meski perkara ini sudah putus di PN Balige, karena ini menyangkut kebaikan dua keluarga, selaku kuasa hukum Rikardo Hutapea atas nama kliennya tidak menutup pintu perdamaian.

“Untuk berdamai kita welcome, klien kami hanya menuntut haknya dikembalikan oleh semua terlapor. Perkara ini akan menjadi panjang dan akan menghabiskan energi yang besar yang ujung-ujungnya akan merugikan kedua belah pihak.  Jika terjadi perdamaian dan perdamaian tersebut dapat menjadi bukti yang akan meringankan bahkan bisa membebaskan Ibu Rostaida di Tingkat Banding, Kasasi ataupun PK nantinya,” terangnya.

Sebaliknya, jika dalam waktu dekat tidak ada upaya perdamaian maka dengan adanya putusan pidana, pihaknya akan segera melakukan gugatan perdata terhadap objek tanah yang disengketakan, dan melanjutkan proses pidana terhadap suaminya karena tindak pidana pokoknya sudah terbukti bersalah, termasuk juga dugaan tindak pidana pemalsuan akta otentik yang sedang di selidiki di Polda Sumatera Utara atas nama terlapor Todo Haposan Tampubolon.

“Sekali lagi kami berharap ada itikad baik dari pihak Ibu Rostaida untuk mengembalikan apa yang menjadi hak dari kakak kembarnya, mohon diingat bahwa sekarang Ibu Romasta adalah seorang janda yang menjadi tulang punggung keluarganya,” pungkas Rikardo. (a36)

Keterangan foto : Rikardo Simamora, Kuasa Hukum Romasta Pardede. Waspada/Ramsiana Gultom

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2