Waspada
Waspada » Tepis Informasi Di Medsos, Direktur RSUD DS Tegaskan Kakek Di Pantai Labu Meninggal COVID-19
Headlines Sumut

Tepis Informasi Di Medsos, Direktur RSUD DS Tegaskan Kakek Di Pantai Labu Meninggal COVID-19

Direktur RSUD dr Hanif Fahri SpKj (tengah) didampingi PIC Penanganan COVID-19 RSUD Deliserdang dr. Erlinda Yani, M.KM (kanan) dan Kasi Yan Medis dr Delyunas (kiri) pada saat memberikan keterangan dalam jumpa pers. Waspada/Edward Limbong
Direktur RSUD dr Hanif Fahri SpKj (tengah) didampingi PIC Penanganan COVID-19 RSUD Deliserdang dr. Erlinda Yani, M.KM (kanan) dan Kasi Yan Medis dr Delyunas (kiri) pada saat memberikan keterangan dalam jumpa pers. Waspada/Edward Limbong

DELISERDANG (Waspada): Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang dr Hanif Fahri SpKj menegaskan bahwasanya seorang kakek di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang dipastikan meninggal dunia dengan berdasarkan hasil swab positif COVID-19.

Hal itu ditegaskan Direktur RSUD dr Hanif Fahri SpKj didampingi Personal In Charge (PIC) Penanganan COVID-19 RSUD Deliserdang dr. Erlinda Yani, M.KM dan Kasi Yan Medis dr Delyunas kepada wartawan dalam jumpa pers Jumat (17/7) di Aula RSUD Deliserdang.

Hanif menepis informasi beredar di Media Sosial (Medsos) yang di posting salah seorang pemilik akun Facebook berinisial KD. Di dalam postingannya tersebut diduga melecehkan profesi wartawan dengan menulis kata-kata makian. Dengan melampirkan surat keterangan meninggal dunia dikeluarkan oleh RSUD Deliserdang almarhum berinisial RU dengan disebabkan oleh gagal nafas.

Hanif Fahri menegaskan bahwasanya, seorang kakek berinisial RU. 77, warga Desa Pantai Labu Pekan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil swab di RSUD Deliserdang.

“Dan ini juga sudah diterangkan kepada pihak keluarga. Jadi terkait dengan kasus bapak di Pantai Labu tentunya pihak keluarga juga sudah kita ikutkan untuk fardu kifayah (shalatkan) ada keluarga ikut,” kata Hanif.

2 Surat Keterangan

Hanif pun menyebutkan, surat yang diserahkan kepada ahli waris ada 2 surat yaitu surat keterangan meninggal dan surat keterangan hasil swab. Dalam surat keterangan meninggal disebutkan bahwa almarhum meninggal disebabkan gagal nafas. Namun pada hasil swab disebutkan positif COVID-19.

“Ya dua surat sudah diserahkan yaitu surat keterangan meninggal dan surat hasil swab. Itu hak mereka,” sebut Hanif sembari memperlihatkan surat hasil swab.

Menurut Hanif, isi surat itu merujuk pada istilah medis bahwa pada surat kematian itu diakibatkan 2 hal yaitu gagal nafas dan henti jantung. Namun untuk mengetahui riwayat penyakit dirinci pada hasil diagnosa. Katanya yang bersangkutan telah dilakukan pengambilan spesimen swab nasal tenggorokan dengan metode RT-PCR pada tanggal 15 Juli 2020 dengan hasil Positif.

Bedakan Situasi Sebelum Dan Setelah COVID-19

Untuk itu Hanif, meminta kepada masyarakat di Kabupaten Deliserdang maupun keluarga almarhum RU untuk membedakan situasi sebelum COVID-19 dan setelah COVID-19.

“Yang jelas secara medikolegal (kedokteran) tolong pisahkan keadaan Covid-19 dengan keadaan normatif. Dalam keadaan normal surat resmi adalah surat resmi dari rumah sakit yang menyatakan meninggal. Nah sekarang karena situasi COVID-19. Prosedur COVID-19 untuk menjaga keamanan stabilitasan situasi kita tambahkan juga surat hasil swab,” ungkapnya.

Selain itu Hanif pun juga meminta kepada peran serta wartawan atau media untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwasanya bila ada yang meninggal terkonfirmasi COVID-19. Maka untuk yang beragama Islam fardu kifayahnya telah dilaksanakan oleh pihak RSUD Deliserdang dengan didampingi tokoh agama begitu juga dengan agama lainnya juga dilaksanakan sesuai dengan ajaran masing-masing.

“Informasikanlah kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memahami kalaupun ada anggota keluarga yang terkena COVID-19 yang membedakannya hanya satu tidak bisa ramai ramai. Tapi prosedur fardu kifayah hukum agama sudah kita jalankan di situ. Ini harus disampaikan bahwa situasi hari ini beda dengan sebelumnya,” tandasnya.

Sementara sebelumnya seorang kakek di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang meninggal dunia dengan berdasarkan hasil swab positif COVID-19. Setelah kurang dari 24 jam masuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang untuk menjalani perawatan, Rabu (15/7). (a16/a01).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2