Target Vaksinasi Capai 23 Persen, PPKM Madina Turun Ke Level 3

Target Vaksinasi Capai 23 Persen, PPKM Madina Turun Ke Level 3

  • Bagikan
Rapat Evaluasi Penanganan Dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 pasca penetapan PPKM level 4. Waspada/Ali Anhar Harahap
Rapat Evaluasi Penanganan Dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 pasca penetapan PPKM level 4. Waspada/Ali Anhar Harahap

MADINA (Waspada) : Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan rapat evaluasi terkait penanganan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pasca penetapan PPKM level 4 dua pekan lalu.

Rapat berlangsung di aula Setdakab, komplek perkantoran Paya Loting Pemkab Madina, Senin (20/09) yang dipimpin langsung oleh Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi.

                                             

Turut hadir dalam rapat tersebut seperti Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis SH, Kapolres, Dandim 0212/Tapsel, Kepala BNNK, serta pimpinan lembaga lainnya

Dalam keteranganya, Bupati menyampaikan situasi PPKM level 4 Madina saat ini sudah turun ke level 3 berdasarkan dari hasil tim evaluasi Satgas Penanganan Covid Provinsi Sumatera Utara.

“Hasil evaluasi Provinsi status level 4 Madina sudah turun ke level 3, namun Instruksi Mendagri hingga saat ini belum kita peroleh, semoga hari ini keluar dengan hasil yang sama,” terang Bupati

Sebelumnya, capaian vaksinasi sejak ditetapkan PPKM level 4 masih 13 persen, namun setelah diberikan waktu selama 2 pekan, capaian vaksin di Madina hari ini sudah memasuki angka 23 persen.

“Alhamdulillah capaian 20 persen kemarin sudah kita penuhi, bahkan sudah lebih. Ke depannya, capaian vaksinasi 50 persen akan kita usahakan agar situasi kembali ke level 2 hingga mencapai titik normal,” ungkapnya

Selain penurunan level, Bupati menyebut PPKM level 3 itu sudah jauh beda aturannya dengan level 4. Seperti Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sudah bisa dilakukan kembali.

“Kepada Kadis Pendidikan, hari ini saya minta siapkan surat imbauan PTMT boleh dilaksanakan kembali, tapi siapkan dulu sembari menunggu surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” terang Bupati

Di akhir pidatonya, Bupati memerintahkan seluruh Kepala OPD agar mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh honorer dan staf untuk wajib divaksin.

“Kebijakan tentang penerima BLT DD semalam harus wajib vaksin tetap kita jalankan, sebagai tambahan kepada seluruh OPD mengeluarkan surat seperti itu juga. kalau tidak mau divaksin, tunda pemberian gajinya,” tegas Sukhairi

Sementara itu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis sangat mendukung penyataan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati tersebut. Ia memandang vaksinasi ini sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan

Ia juga melaporkan, kegiatan vaksinasi massal bagi seluruh Anggota DPRD Madina sedang berlangsung hari ini di sekretariat dan optimis kegiatan itu selesai hari ini

“Capaian vaksinasi 2 pekan belakangan ini sangat saya apresiasi, terima kasih kepada TNI, Polri dan pejabat lainnya. Penurunan level ini merupakan anugerah bagi kita semua. Saya sampaiakan, ikut vaksin bukan cerita suka atau tidak suka, ini adalah suatu kewajiban dilaksanakan. Saya sepakat atas semua ini dan vaksin harus sama-sama kita galakkan,” terang Erwin. (Cah)

  • Bagikan