Tapsel Berkomitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Tapsel Berkomitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

  • Bagikan
Bupati Tapsel Dolly Pasaribu menandatangani naskah percepatan Kabupaten Layak Anak dan Penguatan Kelembagaan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak. Tapsel Berkomitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak. Waspada/Ist
Bupati Tapsel Dolly Pasaribu menandatangani naskah percepatan Kabupaten Layak Anak dan Penguatan Kelembagaan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak. Tapsel Berkomitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak. Waspada/Ist

TAPSEL (Waspada): Bupati Dolly Pasaribu mengatakan Tapsel berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak, karena anak merupakan investasi di masa yang akan datang dan juga sebagai penerus bangsa.

Bupati menyampaikan hal itu pada pembukaan Advokasi Percepatan Kabupaten Layak Anak dan Penguatan Kelembagaan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Kab.Tapsel, di Aula Sarasi Kantor Bupati Tapsel, Senin (29/3).

Dikatakan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI telah merancang serta mensosialisasikan sebuah sistem yang strategis serta terintegrasi dan berkelanjutan untuk pemenuhan hak anak.

Kata bupati, kebijakan tersebut untuk menggabungkan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Menurutnya, proses terpenting dalam mewujudkan kabupaten layak anak harus selalu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, maka hak anak akan dapat terpenuhi.

Kita akan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh kembangnya kabupaten layak anak, ujar Bupati, begitu juga dengan anggota gugus tugas untuk memberikan perlindungan sebaik-baiknya. Katanya masyarakat juga harus tahu dan terus memberikan perhatian yang besar terhadap anak.

“Di Wilayah Tapanuli Selatan tidak boleh ada anak yang putus sekolah atau tidak sekolah. Harus diberikan pemahaman kepada orang tua, pendidikan itu sangat penting terhadap anak” tegas Dolly.

Ketua TP. PKK Tapsel, Rosalina Dolly Pasaribu mengatakan, gerakan PKK yang dilakukan dari bawah, bertujuan untuk pembangunan masyarakat. PKK juga melakukan pendampingan keluarga agar terwujud keluarga yang kuat juga mandiri.

“Keluarga yang kuat dan mandiri merupakan kunci kuat dalam mewujudkan kabupaten layak anak,” ungkap Rosalina.

Katanya, dalam mewujudkan kabupaten layak anak, PKK juga berperan dalam advokasi, aktif dalam perencanaan pembangunan perlindungan hukum anak, penyediaan sarana pendidikan, memfasilitasi dan sosialisasi pemenuhan kebutuhan dasar anak.

Sebelumnya, Sekretaris Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Tiorisma Damayanty dalam laporannya mengatakan kegiatan untuk menyamakan persepsi tentang pemenuhan hak anak yang merupakan bagian dari perlindungan anak. Kemudian, meningkatkan pemahaman dan sinergitas lintas OPD, lembaga masyarakat dan dunia usaha dalam melaksanakan pemenuhan hak anak.

Peserta yang hadir dalam acara itu seluruh pimpinan OPD, Camat, pemerhati anak, dunia usaha, dan organisasi perempuan se Tapsel, Asisten, Staf Ahli, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tapsel, Pimpinan Bank Sumut Cabang Sipirok, dan para Pimpinan Perusahaan. (a31)

 

  • Bagikan