Tanaman Sawit PTPN 2 Kebun Tanjung Jati Dirusak - Waspada

Tanaman Sawit PTPN 2 Kebun Tanjung Jati Dirusak

  • Bagikan

 

LANGKAT (Waspada): Tanaman sawit PTPN 2 Kebun Tanjung Jati, dirusak sekelompok warga. Pengerusakan tersebut langsung dilaporkan pihak perkebunan dengan nomor STTLP/B/946/VI/2021/SPKT/Polda Sumut, tertanggal 8/6/2021.

Menurut keterangan Askep Kebun Tanjung Jati PTPN 2, Ir Tanjung Siahaan melalui Kasubbag Humas PTPN 2 Tanjungmorawa Sutan BS Panjaitan, Rabu (9/6), pengrusakan tanaman sawit itu dilakukan oleh kelompok warga berinisial Sut.

Dijelaskan Sutan, pada 8 Juni lalu, Bintara Pengamanan (Bapam) Buari sedang tugas di lokasi panen Afdeling IV bersama mandor panen Agus.

Selanjutnya, Agus mendapat telepon dari seorang petani berinisial An yang berladang disekitar lokasi pengrusakan. Ketika itu, An melaporkan adanya sekelompok orang merusak tanaman kelapa sawit.

Kemudian, Agus melaporkan kejadian itu kepada Bapam Buari. Mendengar laporan tersebut, Bapam Buari menelpon Danru Security, Edi Pranata, untuk memeriksa lokasi pengrusakan tanaman sawit.

“Lokasi pengerusakan ada di Blok 25 seluas 28,82 Ha yang berada di Afdeling V dengan Sertifikat HGU Nomor: 05/2028. Saat itu juga, Danru Security langsung bergerak menuju lokasi pengrusakan tanaman sawit tersebut,” terang Sutan.

Begitu tiba di lokasi, sebut Sutan, petugas melihat sejumlah tanaman kelapa sawit sudah dirusak. Dimana pelepah tanaman kelapa sawit sudah terpotong sampai pucuk dan pelepah berserakan di bawah pohon.

“Setelah diperiksa, pohon kelapa sawit yang telah dirusak sebanyak 7 batang. Kemudian Bapam Buari bersama dua orang security Edi Pranata dan Bagus, mengelilingi area,” ucapnya.

“Kira-kira 10 meter dari area lokasi pohon kelapa sawit yang dirusak, Bapam Buari bertemu dengan 3 orang laki-laki dan mereka memperkenalkan diri, masing-masing berinisial Sut, AK dan Ta,” tambahnya.

Di area perkebunan itu, sambung Sutan, terjadi dialog antara petugas dengan ketiga warga. Menurut mereka (warga), pengerusakan tanaman sawit itu dilakukan agar pemilik kebun datang dan menjumpai mereka.

“Mereka bilang, area itu harus segera dipanen karena akan diratakan. Mereka juga mengatakan, area kebun seluas 33 Ha akan dibersihkan dan dikuasai untuk dijadikan taman edukasi berbentuk yayasan. Katanya, di dalam yayasan akan dibangun universitas, SMA unggulan, kolam renang dan taman rekreasi,” beber Sutan.

Sutan juga mengakui, warga akan meratakan lahan dalam dua pekan ke depan. Tak hanya itu, mereka juga memperlihatkan denah rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di lokasi tersebut.

“Yang kita sesalkan, dalam hal pengrusakan tanaman sawit tersebut, kelompok Sut Cs menjual-jual nama pejabat tinggi Sumut dalam hal ini Gubsu,” cetusnya.

“Intinya, kami tidak mentolerir pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab memasuki area HGU PTPN 2, terutama merusak tanaman. Oknum yang melakukan pengrusakan tanaman sawit di atas lahan HGU akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya. (a34)

Teks Foto:
Tanaman sawit milik Kebun Tanjung Jati PTPN 2 yang dirusak kelompok Sut Cs. (Waspada/Ria Hamdani)

  • Bagikan