Tabrak Bus Di Jalan Umum P.Siantar-Perdagangan, Pengendara Supra Tewas - Waspada

Tabrak Bus Di Jalan Umum P.Siantar-Perdagangan, Pengendara Supra Tewas

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Peristiwa kecelakaan lalu lintas merenggut 1 nyawa kembali terjadi di Jalan umum  Km 27 jurusan Pematangsiantar – Perdagangan, Kelurahan Kerasaan Kec. Pematangbandar, Kab. Simalungun.

Laka melibatkan 1 unit bus CV. Sumatera Tapanuli Transport (STT) BB 7925 BA kontra 1 unit sepeda motor Honda Supra tanpa nopol dikendarai Yusman, 49, warga Lingkungan Rambung Susu, Kelurahan Kerasaan Kec. Pematangbandar, Kab. Simalungun. Dalam insiden tabrakan itu, Yusman, mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah beberapa saat dirawat di RSUD Perdagangan.

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendrik F Aritonang melalui Kanit Laka Iptu Jonni FH Sinaga, saat dihubungi Selasa (16/11), membenarkan adanya kasus laka lantas di Jalan umum  Km 27 jurusan P.Siantar – Perdagangan, persisnya di Kelurahan Kerasaan, Kec. Pematangbandar, Kab. Simalungun, menimbulkan korban 1 orang tewas.

Sepeda motor Honda Supra tanpa nopol milik korban dan bus CV STT saat diamankan di kantor Sat Lantas Polres Simalungun.(Waspada/Ist).

” Kejadiannya Senin (15/11) sore. Korban mengalami luka berat dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Perdagangan. Namun setelah beberapa saat dirawat, korban bernama Yusman warga Kelurahan Kerasaan meninggal dunia,” terang Iptu Jonni Sinaga.

Keterangan diperoleh menyebutkan, diduga sebelum kejadian sepeda motor Honda Supra tanpa nopol dikenderai Yusman melaju dari arah Perdagangan menuju P. Siantar dalam kecepatan sedang.

Saat sampai di TKP, tiba-tiba Yusman membelok kearah sebelah kanan jurusannya tidak memperhatikan bus CV STT BB 7925 BA dikemudikan Manogar Manurung, 53, warga Desa Dolok Nauli Kec. Adian Koting, Kab. Tapanuli Utara, berada di depan yang datang dari arah berlawanan, sehingga Yusman menabrak depan sebelah kiri bus mengakibatkan sepeda motor terjatuh akibatkan terjadi laka lantas.

Dalam kejadian itu, Yusman mengalami luka berat terutama dibagian kepala. Warga setempat yang melihat kejadian berupaya menolong dan melarikan korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong setelah beberapa saat dirawat si rumah sakit korban meninggal dunia. Sedangkan supir mobus tidak alami luka sama sekali.

Begitu mendapat laporan kejadian, petugas Sat Lantas Polres Simalungun langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan cek dan olah TKP, meminta keterangan saksi dan mengamankan barang bukti.(a27).

  • Bagikan