Waspada
Waspada » Supir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka Laka Lantas
Headlines Sumut

Supir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka Laka Lantas

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Jodi Indrawan didampingi Kanit Laka, Ipda Ramadhan Siregar saat menggelar pers release terkait peristiwa laka lantas yang merenggut 5 korban tewas 6 lainnya luka-luka.Waspada/Ist
Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Jodi Indrawan didampingi Kanit Laka, Ipda Ramadhan Siregar saat menggelar pers release terkait peristiwa laka lantas yang merenggut 5 korban tewas 6 lainnya luka-luka.Waspada/Ist

SIMALUNGUN (Waspada): S, 52, supir truk Fuso BM 8238 ZU yang menyebabkan laka lantas merenggut 5 korban tewas 6 luka-luka di jalan umum P.Siantar – Perdagangan, KM 4,5 Nagori Dolok Marlawan, Kec. Siantar, Kab. Simalungun, berhasil diamankan dan sudah ditetapkan menjadi tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan, S, 52, supir truk Fuso BM 8238 ZU sudah ditetapkan menjadi tersangka dan resmi ditahan dalam kasus kecelakaan di Jalan Asahan KM 4 – 5,” kata Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Jodi Indrawan didampingi Kanit Laka, Ipda Ramadhan Siregar, saat menggelar pers release kepada wartawan di kantor Sat Lantas Polres Simalungun, Jumat (20/11).

Jodi menjelaskan, terkait kelayakan jalan truk tersebut bukanlah kewenangan pihak kepolisian. Namun dari segi kelengkapan surat-surat kendaraan berupa KiIR, STNK dan SIM sangat lengkap, dan supir juga dalam keadaan sehat. STNK truk itu atas nama Yanto Saputra yang berdomisil di Kampar Riau, ujar Jodi.

Untuk pemeriksaan terhadap pemilik truk imbuh Kasat Lantas itu, pihaknya akan menggelar lebih lanjut untuk pengembangan dari kasus itu.

Kesehatan supir truk berinisial S, 52, juga telah diperiksa dan dinyatakan sehat dan tidak dalam pengaruh obat-obatan terlarang saat insiden kecelakaaan itu terjadi.

Sempat Kabur

Lebih lanjut dijelaskan, terkait kaburnya S pasca kejadian laka lantas melibatkan belasan kenderaan roda empat dan roda dua itu, S yang merupakan warga Nagori Silampuyang, Kec. Sinatar Kab. Simalungun tersebut mengaku sempat kabur karena takut dihakimi massa.

Dia melarikan diri ke pemukiman warga dan mengamankan diri di warung kopi. Kemudian, setelah ditanyai oleh pemilik warung kopi, S menjelaskan kejadian yang dialaminya berikut kepada pimpinan perusahaan tempat dia bekerja.

Warga yang mengetahui langsung melaporkan kepada pihak kepolisian dengan menggunakan Aplikasi Horas Paten, dengan cepat personel Sat Lantas Polres Simalungun langsung menjemput guna mengamankan supir truk tersebut.

“Peristiwa itu membuat tersangka S dijerat pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara,” cetus Jodi Indrawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan maut yang terjadi di jalan umum P.Siantar – Perdagangan KM 4,5 Nagori Dolok Marlawan, Kec. Siantar yang terjadi Kamis (19/11) sekira pukul 09.00 melibatkan mobil truk mitsubishi fuso BM 8238 ZU dan 6 unit mobil dan 5 unit sepeda motor.

Akibat peristiwa itu, 5 orang diantaranya 3 anak-anak dinyatakan meninggal dunia dan enam orang luka ringan.

Dalam olah TKP pihak Sat Lantas Polres Simalungun juga mendatangkan Tim Traffic Analisis Accident (TAA) Polda Sumatera Utara untuk bersama-sama melakukan pengecekan dan olah TKP.(a27).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2