Suami Tikam Istri Di ATM Diringkus Polres Pematangsiantar Di Labuhanbatu

  • Bagikan

   PEMATANGSIANTAR (Waspada): Suami yang diduga menikam isteri di dalam ATM BRI, REM, 26, mocok-mocok, warga Jl. Udang, Kel. Pardomuan, Kec. Siantar Timur, diringkus Tim Opsnal Polres Kota Pematangsiantar di tempat persembunyiannya di Kab. Labuhanbatu.

Tim Opsnal dipimpin Kanit Jahtanras Sat Reskrim Ipda Moses Butarbutar, meringkus REM di kos-kosan Hj. Inem di Jl. Pasar 1, Desa Tanjung Sarang Elang, Kec. Panei Hulu, Labuhanbatu, Kamis (25/11) pukul 08:00.

Saat diringkus, dari REM turut disita barang bukti terdiri satu unit sepedamotor Honda Vario warna merah, satu unit HP merek Oppo A53 warna biru, STNK sepedamotor milik korban, satu KTP, tiga kartu ATM BRI, dua kartu ATM Bank Mandiri, satu kartu ATM BNI, satu kartu ATM BCA dan satu kartu ATM Bank Jatim.

Kapolres AKBP Boy SB Siregar melalui Kasubbag Humas AKP Rusdi Ahya dan Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung menyebutkan pengungkapan kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga dan atau penganiayaan sesuai Pasal 44 UU RI No. 23 tahun 2004 dan atau Pasal 351 KUHP berdasarkan laporan polisi No. LP/B/721/XI/2021/SPKT/Res P.Siantar/Polres Pematangsiantar dan surat perintah penangkapan No. Spkap/118/XI/Reskrim.

Laporan polisi atas nama korban Aiga Fisyahdani, 20, mahasiswi, warga Perum Permata Putri Tahap I Blok Q, Kec. Batu Aji, Kota Batam, ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pada Rabu (24/11), didapat informasi, REM berada di Jl. Pasar 1, Dusun Abadi, Desa Tanjung Serang Elang, Kec. Panei Hulu, Labuhanbatu.

Selanjutnya, Tim Opsnal dipimpin Kanit Jahtanras bergerak menuju lokasi REM pada Kamis (25/11) dan sekitar pukul 08:00, mengamankan REM dari kos-kosan, kemudian membawa REM ke Pematangsiantar untuk proses selanjutnya.

Menurut Kasat Reskrim, setelah sampai di Pematangsiantar, REM langsung diperiksa, menyerahkannnya kepada penyidik, melakukan penahanan terhadap REM dan mengirim berkas ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti diberitakan, REM diduga melakukan penikaman terhadap korban di dalam ATM BRI, Jl. Kartini, Kel. Timbang Galung, Kec. Siantar Barat pada Selasa (23/11) pukul 13:00. Korban ditikam REM setelah korban mendatangi ATM dengan mengenderai sepedamotor Honda Vario warna putih dan masuk ke dalam ATM untuk mengambil uang.

Tiba-tiba, tanpa sepengetahuan korban, REM membuka pintu ATM dan langsung menusuk kepala korban bagian belakang dengan pisau satu kali, hingga kepala korban luka dan mengeluarkan darah.

Korban saat itu langsung berbalik dan REM menusukkan pisau di tangannya ke arah wajah korban, namun korban menangkis pisau itu, hingga telapak tangan kiri korban ditembus pisau dan mengakibatkan darah korban bercucuran di dalam ATM.

Akibat penikaman itu, korban menjadi syok dan saat itu datang saksi Jhon Bintang M Sijabat, 30, wiraswasta, warga Jl. Karya, Kel. Serbelawan, Kec. Dolok Batunanggar, Kab. Simalungun dan lainnya melerai serta saat itu, korban bersembunyi di belakang warga yang sudah ramai.

Namun, REM masih berupaya mencari korban saat itu, tapi warga menghalangi REM, hingga REM merasa ketakutan dan meninggalkan tempat kejadian itu.

Informasi diperoleh menyebutkan REM melakukan penikaman, karena korban hendak menceraikannya dan menolak permintaan REM agar tidak menceraikannya. Sedang korban hendak menceraikan REM, karena sudah tidak tahan lagi terhadap perbuatan REM yang sudah tiga kali masuk penjara akibat tindak pidana pencurian dan korban merasa hanya sebagai pemuas nafsu birahi REM.(a28/C).

Keterangan foto:

Pria REM, 26, yang diduga  melakukan penikaman terhadap korban yang merupakan isterinya, diringkus Tim Opsnal Polres Kota Pematangsiantar di tempat persembunyiannya di satu kos-kosan di Jl. Pasar 1, Dusun Abadi, Desa Tanjung Serang Elang, Kec. Panei Hulu, Kab. Labuhanbatu, Kamis (25/11) pukul 08:00.(Waspada-Edoard Sinaga).

Tim Opsnal Polres Kota Pematangsiantar diabadikan bersama REM, 26, (tiga kiri), setelah meringkus REM, karena diduga menikam isterinya, ketika tiba di Pematangsiantar dari lokasi persembunyian REM di Jl. Pasar 1, Dusun Abadi, Desa Tanjung Serang Elang, Kec. Panei Hulu, Kab. Labuhanbatu, Kamis (25/11) pukul 08:00.(Waspada-Edoard Sinaga).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *